KALIMANTANSATU.COM - Cek daftar kenaikan dan penurunan saham IPO hingga kuartal 3 2023.
Ada Saham tumbuh 250 persen. Ada pula saham minus 66 persen.
Sepanjang kuartal 3 tahun 2023 (3Q23), tercatat 22 emiten yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Jumlah ini naik bertambah 37 persen dari kuartal sebelumnya di kuartal 2 tahun 2023 (2Q23) dengan 16 emiten.
Sepanjang tahun berjalan, tercatat ada 66 perusahaan yang melantai di bursa.
Jumlah ini sudah melampaui target BEI sebanyak 57 emiten yang IPO.
Dari 22 emiten tersebut, ada 2 IPO jumbo yakni Produsen tembaga dan emas afiliasi grup Medco (AMMN) yang meraup dana sebesar Rp10,7 T.
Lalu, operator jaringan bioskop XXI (CNMA) sebesar Rp2,25 T.
Baca Juga: Info Saham ADRO Hari Ini ! Laba Bersih Adaro Energy Indonesia 1H23 874 Juta Dolar AS atau -27,9% YoY
Selain IPO jumbo tersebut berikut rangkuman menarik dari IPO 3Q23 dikutip Kalimantan Satu dari Stockbit Sekuritas :
a. 10 dari 22 emiten (45%) yang melantai catatkan kenaikan harga saham dengan rata-rata kenaikan +76% sejak IPO
b. AMMN jadi emiten dengan kenaikan tertinggi sebesar +250%
c. 12 dari 22 emiten (55%) catatkan penurunan harga saham dengan rata-rata penurunan -31% sejak IPO
d. MSIE jadi emiten dengan penurunan terdalam sebesar -66%