KALIMANTANSATU.COM - Director & Corporate Secretary PT Sepatu Bata Tbk, Hatta Tutuko mengungkap strategi bisnis BATA agar tetap selaras dengan dinamika pasar yang terus berkembang serta sesuai kebutuhan konsumen.
Sejauh ini, tidak ada rencana diversifikasi bisnis di luar industri sepatu.
"BATA mempertahankan pendekatan pengelolaan yang cermat dan penuh pertimbangan. Saat ini, strategi Perseroan mencakup sejumlah inisiatif utama," ungkap Hatta dalam penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kalimantansatu.com pada Selasa (14/10/2025).
Pertama, optimalisasi ritel. Alih-alih melakukan ekspansi gerai secara agresif, kini BATA menerapkan strategi jaringan ritel berbasis kinerja.
"Fokus utama diarahkan pada renovasi toko guna meningkatkan pengalaman pelanggan dan menarik lebih banyak pengunjung di seluruh lokasi," jelasnya.
Kedua, peningkatan marjin. BATA berupaya meningkatkan profitabilitas melalui pengembangan dan penjualan koleksi produk eksklusif yang bernilai tambah.
"Ketiga, efisiensi operasional. Menyederhanakan kegiatan operasional dengan menerapkan langkah-langkah efisiensi biaya di seluruh lini bisnis," terangnya.
Strategi keempat, pertumbuhan digital. BATA memperkuat bisnis daring yang efisien namun menguntungkan, terutama melalui kemitraan strategis dengan platform e-commerce pihak ketiga.
Kelima, monetisasi aset. BATA meningkatkan pemanfaatan aset dengan melepas properti yang tidak digunakan atau tidak beroperasi untuk mendukung fleksibilitas keuangan.
"Tujuan Perseroan adalah untuk meningkatkan penjualan pada toko yang sama (same-store sales) sertamenjaga stabilitas arus kas hingga akhir tahun 2027," kata Hatta Tutuko.
Manajemen BATA meyakini bahwa strategi yang dijalankan akan mampu memulihkan profitabilitas serta mencapai pertumbuhan dalam jangka panjang yang berkelanjutan.
Terkait upaya memastikan kelangsungan pasokan produk, Hatta menjelaskan, BATA memperoleh produknya dari berbagai pemasok lokal, bukan terbatas pada satu atau dua pihak, guna menjaga daya saing harga, memastikan kualitas produk, serta menjamin keberlanjutan dan stabilitas rantai pasok.
"Untuk menjamin standar kualitas yang konsisten, Perseroan menugaskan tim Quality Assurance (QA) untuk melakukan pengawasan dan memastikan bahwa seluruh produk yang diterima telah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan," tandasnya.