Kedua segmen ini tidak hanya mendorong pencapaian penjualan, tetapi juga memperkuat nilai jangka panjang dan fondasi kawasan PIK2.
Dengan pendekatan yang pragmatis dan adaptif, CBDK terus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus menjaga kepercayaan investor.
Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo mengungkapkan bahwa langkah penyesuaian target tahun 2025 ini diambil dengan penuh kehati- hatian dan didasari evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar dan arah ekonomi nasional.
“Kami melihat dinamika pasar saat ini sebagai bagian dari proses menuju keseimbangan baru. Penyesuaian target bukan langkah defensif, melainkan strategi realistis untuk memastikan pertumbuhan CBDK tetap sehat dan berkelanjutan,” ujar Steven Kusumo dalam keterangannya, Kamis 30 Oktober 2025.
Meskipun target pra-penjualan telah disesuaikan, kata dia, CBDK akan terus mendorong pertumbuhan melalui pengembangan proyek-proyek unggulan, baik di segmen residensial maupun produk komersial, untuk memperkuat nilai jangka panjang kawasan PIK2.
”Dengan target pra-penjualan 2025 yang telah disesuaikan menjadi Rp508 miliar, kami tetap berfokus pada pengembangan proyek-proyek unggulan. Segmen residensial, seperti Rumah Milenial dan Permata Hijau Residences, serta proyek komersial strategis termasuk Rukan Petak 9, Bizpark PIK2, dan SOHO The Bund, menjadi fondasi utama pertumbuhan kami," terangnya.
"Kami optimis, melalui langkah- langkah strategis dan adaptif yang kami ambil, CBDK akan terus memainkan peran penting dalam perkembangan PIK2 dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(*)