“Perpustakaan konten kami merupakan salah satu aset hiburan paling berharga di Indonesia. Dengan membawanya ke ranah digital, kami tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang monetisasi baru melalui layanan streaming, lisensi, dan pasar internasional,” pungkas Ario Bayu.
Dengan ekspansi berkelanjutan jaringan bioskop, peluncuran inisiatif digital baru, serta tim manajemen yang diperbarui dan fokus pada inovasi strategis, RAAM memandang tahun 2025 sebagai tahun transisi strategis.
Langkah-langkah ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan yang lebih kuat dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
(*)