KALIMANTANSATU.COM - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengumumkan laporan keuangan konsolidasi sembilan bulan pertama tahun 2025 yang belum diaudit.
Direktur Utama BRPT, Agus Pangestu bilang, Perseroan mencatatkan kinerja yang solid selama sembilan bulan pertama tahun 2025.
Pencapaian tersebut menegaskan perjalanan transformasi berkelanjutan Barito Pacific.
"Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami terhadap keunggulan operasional, optimalisasi portofolio, serta pengelolaan modal yang disiplin," ungkap dia dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).
Setiap tonggak yang dicapai, lanjut dia, memperkuat keyakinan BRPT akan pertumbuhan berkelanjutan dan visi kami untuk membangun Barito Pacific yang lebih kuat dan dinamis — perusahaan yang terus berkembang, beradaptasi, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Sembilan bulan pertama tahun 2025 menjadi periode pertumbuhan luar biasa bagi Perseroan, mencerminkan kekuatan transformasi dan fokus strategis kami," tegasnya.
Pada rentang periode tersebut, pendapatan BRPT mencapai US$5,564 juta, meningkat signifikan sebesar 232%dibandingkan tahun sebelumnya, sementara laba bersih setelah pajak melonjak menjadi US$1,819 juta.
Hal ini menunjukkan peningkatan skala dan keunggulan operasional BRPT.
Menurut Agus, kinerja yang solid ini didorong oleh dampak positif berkelanjutan dari akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE) pada awal tahun, yang secara signifikan memperkuat portofolio dan basis pendapatan BRPT.
Barito Renewables juga berperan penting dengan menjaga kestabilan produksi panas bumi, meningkatkan pembangkitan tenaga angin, serta memperkuat efisiensi melalui pengelolaan biaya yang disiplin.
"Ini menegaskan komitmen kami terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan dan tangguh. Sepanjang 2025, kami juga mencatat kemajuan strategis yang kuat di seluruh portofolio usaha," jelasnya.
Ia menambahkan, melalui Chandra Asri Group (CAP), BRPT telah memperluas kehadiran regional melalui akuisisi jaringan ritel stasiun pengisian bahan bakar Esso milik ExxonMobil di Singapura, yang memperkuat visi kami untuk membangun platform energi terintegrasi di Asia Tenggara setelah akuisisi Aster Chemicals & Energy sebelumnya.