Kabar Saham Hari Ini : Jababeka (KIJA) Catat Kinerja Keuangan Solid di Kuartal III 2025, Pendapatan Infrastruktur Naik dan Penjualan Properti Kuat

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:05 WIB
Kabar Saham Hari Ini : Jababeka (KIJA) Catat Kinerja Keuangan Solid di Kuartal III 2025, Pendapatan Infrastruktur Naik dan Penjualan Properti Kuat (Kalimantansatu.com)
Kabar Saham Hari Ini : Jababeka (KIJA) Catat Kinerja Keuangan Solid di Kuartal III 2025, Pendapatan Infrastruktur Naik dan Penjualan Properti Kuat (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Jababeka Tbk (KIJA) mencatat kinerja sangat kuat pada sembilan bulan pertama tahun 2025 dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp3.674,7 miliar, tumbuh 8% dibandingkan dengan Rp3.394,6 miliar di kuartal ketiga tahun 2024.

Pendapatan dari pilar Pengembangan Lahan & Properti tercatat sebesar Rp 1.630,6 miliar pada 9 bulan pertama tahun 2025 (9M25), dibandingkan dengan Rp 1.853,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencerminkan penurunan sebesar 12%.

Namun, penurunan ini bukan merupakan indikasi melemahnya kinerja penjualan pemasaran Jababeka, karena permintaan di segmen ini tetap kuat, dengan penjualan pemasaran yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Hal ini menunjukkan fundamental pasar properti Perseroan yang tetap solid, sementara pendapatan yang diakui diperkirakan akan menyesuaikan (menyusul) pada periode-periode berikutnya.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini: Perusahaan Gas Negara (PGN) Perkuat Fundamental Bisnis dan Kelola Dinamika Bisnis di Triwulan III 2025, Berapa Laba Bersih PGAS?

Pendapatan dari Pilar Infrastruktur meningkat 35% menjadi Rp 1.950,7 miliar untuk sembilan bulan pertama tahun 2025, dibandingkan dengan Rp 1.441,8 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Hal ini sebagian didorong oleh segmen ketenagalistrikan, yang tumbuh signifikan dari Rp911,2 miliar pada 3Q24 menjadi Rp 1.377,6 miliar pada 3Q25, yang didukung oleh peningkatan konsumsi listrik dari penyewa di Kendal dan Cikarang.

Selain itu, pendapatan dari segmen jasa dan pemeliharaan (air, air limbah, pengelolaan estate, dan lainnya) tumbuh 11% menjadi Rp 398,5 miliar pada 3Q25 dari Rp 344,6 miliar pada 3Q24 juga ditopang oleh peningkatan kegiatan operasional dan produksi tenant di Kendal dan Cikarang.

Terakhir, pendapatan dry port (CDP) menurun dari Rp 186 miliar pada 3Q24 menjadi Rp 174,6 miliar pada 3Q25, yang terutama disebabkan oleh penurunan bisnis ekspor dan impor.

Porsi pendapatan berulang dari pilar Infrastruktur mencapai 53% dari total pendapatan, meningkat dari 42% pada tahun sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan signifikan pilar Infrastruktur, khususnya segmen energi, sementara pilar Pengembangan Lahan & Properti mengalami sedikit penurunan.

Pendapatan dari pilar Rekreasi & Perhotelan mencapai Rp 93,4 miliar pada 9M25, dengan segmen golf menyumbang 66% dari total pendapatan pilar ini.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Catat Kenaikan Laba 20% YoY, Pendapatan Jayamas Medica Industri (OMED) Tembus Rp1,47 Triliun

Laba kotor naik 12% menjadi Rp 1.472,8 miliar pada periode hingga 30 September 2025, dari Rp 1.437,7 miliar pada tahun sebelumnya.

Margin kotor konsolidasi menurun menjadi 40% pada periode yang sama (dari 42% di 2024), terutama disebabkan oleh peningkatan kontribusi pendapatan dari segmen Infrastruktur, yang memiliki margin lebih rendah dibandingkan dengan Land Development & Properti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X