KALIMANTANSATU.COM - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan kinerja prapenjualan solid sepanjang tahun 2025.
BSDE berhasil membukukan prapenjualan sebesar Rp10,04 triliun.
Angka tersebut melampaui target 2025 yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp10 triliun.
Direktur BSDE, Hermawan Wijaya menyampaikan, pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 3% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan prapenjualan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp9,72 triliun.
"Ini sekaligus mencerminkan ketahanan kinerja BSDE di tengah dinamika pasar properti nasional serta kuatnya permintaan terhadap portofolio produk BSDE yang beragam," katanya dalam keterangan tertulisnya dikutip Kalimantansatu.com, Minggu (8/2/2026).
Baca Juga: Dana Masih Tersisa Rp280,9 M ! Bukalapak Rencana Kembali Buyback Saham BUKA, Apa Tujuannya ?
Kontribusi Prapenjualan
Secara komposisi, segmen residensial masih menjadi kontributor terbesar prapenjualan BSDE dengan nilai mencapai Rp4,19 triliun atau setara 42% dari total prapenjualan 2025.
Capaian ini menunjukkan minat konsumen yang tetap kuat terhadap produk hunian, khususnya di kawasan kota mandiri yang memiliki fasilitas lengkap dan konektivitas yang baik.
Sementara itu, segmen komersial, yang mencakup ruko, kavling komersial, dan apartemen, memberikan kontribusi sebesar Rp3,73 triliun atau setara dengan 37% dari total prapenjualan 2025.
Selain itu, penjualan lahan kepada perusahaan patungan juga menjadi kontributor signifikan dengan nilai mencapai Rp2,13 triliun atau setara 21% dari total prapenjualan 2025.
Secara geografis, proyek-proyek yang berlokasi di BSD City masih mendominasi dengan kontribusi sekitar 69% dari total prapenjualan 2025.
Capaian ini didukung oleh berbagai proyek unggulan, antara lain Nava Park, Hiera, The ArmontResidences, Eonna, Terravia, serta klaster terbaru Vireya yang diluncurkan di BSD City.