KALIMANTANSATU.COM - Semakin cepat pergerakan transaksi pada running trade, biasanya menunjukkan aktivitas market yang semakin ramai.
Lonjakan volume besar yang muncul berulang tersebut juga sering menjadi sinyal adanya minat besar dari pelaku pasar tertentu.
Bagi day trader dan scalper, running trade sangat membantu untuk membaca timing entry dan exit dengan lebih cepat dibanding hanya mengandalkan chart.
Sebagai informasi, running trade adalah data transaksi saham yang berjalan secara real–time selama jam perdagangan berlangsung.
Di dalamnya terdapat informasi seperti harga transaksi, volume lot, waktu transaksi, hingga broker pembeli dan penjual.
Dari data inilah trader dapat melihat seberapa aktif suatu saham diperdagangkan dan bagaimana tekanan beli maupun tekanan jual terbentuk.
5 Kesalahan Umum Saat Membaca Running Trade
Mengutip Ajaib Sekuritas, walaupun running trade sangat membantu, penggunaannya tetap perlu disertai disiplin dan manajemen risiko yang baik.
Banyak trader pemula justru terjebak noise market, karena terlalu fokus pada transaksi cepat tanpa memahami konteks market secara keseluruhan.
Berikut sejumlah kesalahan yang sering terjadi saat pakai strategi running trade saham :
1. Menganggap Semua Volume Besar Sebagai Sinyal Akumulasi
Lonjakan volume memang sering menjadi indikasi adanya minat besar di market.