Terkait perlunya pengendalian harga beras di pasar saat ini, Pj Gubernur Kalbar berharap Bulog bisa memperbanyak rumah pangan atau toko pangan yang mensuplai Beras SPHP untuk selanjutnya dijual ke masyarakat.
"Kalau Beras SPHP ini membanjiri pasar sesuai dengan instruksi Presiden, maka akan mempengaruhi harga pasar dan akan menurunkan harga beras di pasaran. Sehingga, masyarakat tidak terbebani dengan harga beras," terangnya.
Saat ini, kata Harisson, HET beras diharga Rp 11.500 dan Pemprov Kalbar sedang meminta aturan dari pemerintah pusat terkait sanksi harga beras yang dijual di atas HET, kecuali kompensasi dari transportasi.
(Tim Kalimantan Satu 04)
Artikel Terkait
Pemprov Kalbar Lepas Kontingen Pesparani Katolik Nasional III Tahun 2023. Ignasius IK : Semangat Lewat Kidung
Kodam XII/Tanjungpura Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Sabu Seberat 11 Kg ke BNN Kalbar dari Perbatasan RI
UMR Pontianak 2024 Naik ! Berada di atas UMR Kalbar 2024, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Harapkan Hal Ini Setelah Kenaikan UMR Pontianak 2024