KALIMANTANSATU.COM, SANGGAU - Sudah tahu tentang Kawasan Hutan Adat Tembawang Tampun Juah di Dusun Segomun, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, gaes ?
Tampun Juah diyakini warga setempat sebagai lokasi awal Suku Dayak bermukim.
Sebelum mereka menyebar ke beberapa kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, bahkan sampai ke negara tetangga (Malaysia).
Sejarah lisan dari berbagai Subsuku Dayak menyebut, lokasi Tembawang Tampun Juah diyakini sebagai tempat menghadapi tulah (karma).
Sekaligus tempat menerima petuah dari Petara atau Penompa (Sang Pencipta) yang menurunkan berbagai hukum adat.
Diantaranya, hukum adat mali (ngampang, bedus, bejadi mali).
Kampung Tembawang Tampun Juah juga dipercayai sebagai lokasi kampung tua awal pemukiman masyarakat Suku Dayak yang saat ini menyebar di Kabupaten Sanggau, Sekadau, dan Kapuas Hulu.
Dikutip dari BPCB Kaltim, bukti artefaktual yang masih ditemukan di Tampun Juah adalah arca yang mewakili sosok laki-laki dan perempuan, serta beberapa tempayan.
Arca tersebut berbahan dasar batuan andesit.
Ada arca laki-laki dan perempuan.
Arca perempuan tersebut terlihat menggendong anak yang berada di pangkuannya.
(*)
Artikel Terkait
Sejarah Kerajaan Sanggau Kalimantan Barat ! Cerita Rakyat Babai Cinga-Dara Nante Hingga Kiai Patih Gemintir
Sejarah Samarinda dari Masa Kerajaan Sampai VOC ! Ternyata, Ibu Kota Kalimantan Timur Ini Berkembang dari 3 Kampung Pemukiman Suku Kutai Puak Melanti
Sejarah Tangsi Belanda Melawi di Nanga Pinoh Kalimantan Barat ! Pernah Menjadi Rumah Penjara Pahlawan Nasional Raden Tumenggung Setia Pahlawan
Sudah Tahu Sejarah Benteng Madang Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan ? Bangunan Ini Saksi Perlawanan Rakyat Banjar Menghadapi Penjajah Belanda
Mengenal Apa itu Prasasti Masahar ! Mencatat Penetapan Tanah Tarukan atau Sima oleh Mpu Sindok pada Zaman Kerajaan Medang
Mengenal Rumah Bersejarah Saksi Perjuangan Melawan Belanda Milik H Abdul Kadir di Desa Durian Rabung, Padang Batung, Hulu Sungai Selatan, Kalsel