Penguburan langsung (primer) mayat langsung dikuburkan di tanah atau diletakkan dalam suatu wadah di dalam tanah.
Penguburan ini biasanya dilakukan di sekitar tempat kediaman dan seringkali mayat diletakkan mengarah ke tempat yang dipandang sebagai asal usul suatu kelompok penduduk atau ke tempat yang dianggap sebagai tempat arwah nenek moyang bersemayam.
Adanya kepercayaan bahwa kematian tidak membawa perubahan pada kedudukannya, maka kepada si mati diberikan upacara-upacara sesuai dengan kedudukan di masa hidupnya.
Bagi orang yang terpandang atau mempunyai kedudukan dalam masyarakat, diadakan upacara penguburan dengan memberikan bekal kubur yang lengkap.
Bahkan, kadang-kadang diiringi oleh pengawalnya sewaktu masih hidup atau binatang-binatang peliharaannya atau binatang yang dianggap merupakan kendaraan roh untuk menuju ke dunia arwah.
Penguburan tidak langsung (sekunder) dilakukan dengan mengubur mayat lebih dahulu dalam tanah atau kadang- kadang dalam peti kayu yang dibuat berbentuk perahu.
Ini dianggap sebagai kuburan sementara karena upacara yang terpenting dan terakhir belum dapat dilaksanakan.
Setelah semua persiapan upacara disiapkan, mayat yang sudah jadi tulang belulang itu diambil lagi dan dikuburkan di tempat yang disediakan.
Penguburan yang kedua ini dapat dilakukan dengan wadah atau hanya diletakkan dalam tanah atau gua saja.
(*)
Artikel Terkait
Mengenal Kawasan Hutan Adat Tembawang Tampun Juah Sekayam, Sanggau, Kalimantan Barat. Diyakini Sebagai Tempat Menghadapi Tulah & Menerima Petuah
Mengenal Batur dan Balontang di Wilayah Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. Menyatu Dalam Kehidupan Masyarakat Dayak Maanyan, Deah Maupun Lawangan
Tahukah Kamu, Pernah Ditemukan Tulang Manusia di Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat Kalimantan Timur ? Diduga Menjadi Pendukung Budaya Gua
Karst Sangkulirang Mangkalihat Kalimantan Timur Menyimpan Peninggalan Prasejarah. Tak Hanya Gambar Cadas. Ada Artefak, Gerabah, dan Bekas Perapian
Bertuliskan Huruf Dinasti Yuan, Sudah Tahu Terjemahan Prasasti Pasir Kapal Situs Cagar Budaya di Kepulauan Karimata Kayong Utara Kalimantan Barat ?
Mengenal Rumah Penjara Kolonial Sanga-Sanga di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Eksis di Zaman Hindia Belanda Hingga Pendudukan Jepang