Satu lagi merupakan penguburan sekunder ketika sudah menjadi tulang belulang.
Karakter gigi yang ditemukan menunjukan kesamaan dengan pengumpul makanan yang bukan berbasis pertanian.
Lapisan tanah temuan rangka yang juga sama dengan temuan gerabah mengindikasikan bahwa saat memasak dengan gerabah diperkenalkan.
Pola makan penghuni Gua Kimanis masih tetap sama seperti sebelumnya, berdasarkan enjelasan dari Karina Arifin:2006.
Temuan rangka manusia di beberapa gua membuktikan kebenaran dugaan adanya hunian gua di kawasan karst Sangkulirang-Mangkalihat.
Walaupun dikatakan tidak sezaman dengan gambar cadas yang ada di kawasan tersebut, tapi hal ini membuktikan atas jawaban temuan lain seperti artefak batu dan tulang yang diyakini sebagai alat, sisa sisa hewan, pecahan gerabah, serta sisa pembakaran.
Lokasi temuan yang berada pada beberapa gua atau ceruk memperkuat dugaan pemanfaatan gua alam pada formasi karst sebagai kawasan hunian.
Keanekaragaman temuan dan kronologi yang tidak sejaman justru menunjukkan bahwa gua dan ceruk di kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat dengan hutan yang rapat.
Serta ketersediaan air yang melimpah, merupakan tempat ideal untuk menetap dan relatif aman bagi penghuninya.
(*)