"Saya lihat nilainya bagus, yang juara tiga saja sudah 97, ini artinya peningkatan kualitasnya bagus tetapi kualitas yang lain juga meningkat selisihnya sangat tipis hanya nol koma," katanya.
Dia berharap capaian prestasi yang diraih oleh Kafilah Kota Pontianak ini akan menjadi modal dasar di masa depan untuk mencetak lebih banyak qori dan qoriah yang handal di kota Pontianak.
"Belum pernah terjadi Pontianak peserta finalnya sampai 23 peserta ini, tahun ini yang terbanyak," imbuhnya.
Belum berhasil meraih juara umum, menurut Mulyadi, tidak lantas membuat patah semangat karena memang fokus Pontianak tidak menargetkan juara umum.
Tetapi ada anggota Kafilah Kota Pontianak yang berlaga di tingkat nasional mewakili Kalimantan Barat hingga menjadi juara di tingkat nasional.
"Kalau kita lihat ada beberapa anak kita yang memperoleh nilai 98, dan ini adalah modal dasar. Kita berharap yang mendapat nilai 98 ini yang mewakili Kalimantan Barat dan menjadi yang terbaik di tingkat nasional," pungkasnya.
(*/Rilis Prokopim Pemkot Pontianak/Kominfo Pemkot Pontianak)
Artikel Terkait
Sejarah Kota Pontianak Lengkap dari Awal Berdiri, Masa Penjajahan Belanda dan Jepang Hingga Pemerintah Kota
Arti dan Lambang Kota Pontianak yang Wajib Diketahui. Salah Satu Kota di Provinsi Kalimantan Barat
Daftar Wali Kota Pontianak dari Periode ke Periode Lengkap Sejak Syahkota Pontianak Hingga Pemkot Pontianak
HUT ke-34 IAI, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Harap Arsitek Punya Kepekaan Terhadap Lingkungan
Rumah Roboh di Pontianak Beting Akibatkan 4 Orang Meninggal Dunia, 3 Orang Luka-luka dan 1 Orang Hilang
Cara Cek Tagihan PDAM Pontianak Online Lewat HP di Link pdamtirtakhatulistiwa.com
Cara Daftar Sambungan Baru PDAM Pontianak dan Biaya Izin Sambungan Baru dengan Water Meter Diameter 1/2 inc