Edi Kamtono Harap Kolaborasi Semua Pihak di Even Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 22 September 2023 | 17:34 WIB
Suasana mendirikan telur ayam saat even Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak pada Kamis 21 September 2023. (DOK. Prokopim Pemkot Pontianak )
Suasana mendirikan telur ayam saat even Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak pada Kamis 21 September 2023. (DOK. Prokopim Pemkot Pontianak )

KALIMANTANSATU.COM - Pesona Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak berlangsung pada Kamis 21 September 2023.

Tepat pukul 11.52 WIB, fenomena alam itu terjadi dan bayangan benda yang ada di sekitar tak tampak.

Hal ini terjadi lantaran setiap bayangan tepat berada di bawahnya.

Para pengunjung berlomba-lomba mendirikan telur ketika momen tersebut berlangsung.

Terkait Pesona Kulminasi Matahari, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, ini merupakan agenda tetap tahunan di Kota Pontianak.

Istimewanya, Pontianak satu-satunya wilayah yang dilintasi garis equator dan tepat berada di tengah kota.

"Kita selalu menggelar event ini dalam rangka meningkatkan iklim pariwisata di Kota Pontianak, apalagi Tugu Khatulistiwa ini merupakan ikon Kota Pontianak karena menjadi satu-satunya kota yang dilewati garis khatulistiwa," ungkapnya sesuai rilis pers.

Baca Juga: Robo Robo Pontianak Hari Ini 13 September 2023, Edi Kamtono Apresiasi Niat Baik Warga Melestarikan Budaya

Edi berharap kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi Kalbar dan pemerintah pusat serta dunia usaha bisa semakin diperkuat.

Sehingga, menjadi daya tarik bagi wisatawan, tidak hanya domestik bahkan dunia internasional.

"Sehingga lebih mem-boom-ing lagi. Tidak hanya dihadiri warga Kota Pontianak melainkan juga oleh turis lokal atau domestik bahkan turis mancanegara," harapnya.

Pihaknya selalu mengusulkan Pesona Kulminasi Matahari supaya masuk dalam kalender pariwisata nasional.

Peringatan kulminasi matahari digelar dua kali dalam setahun, yakni di bulan Maret dan September.

"Makanya kita harapkan inovasi dan kreativitas pengemasan acara lebih baik, supaya kualitasnya terus meningkat," imbuhnya.

Menurut Bang Edi sapaan akrabnya, untuk kawasan Tugu Khatulistiwa ini sudah dilakukan penataan dan rehabilitasi serta perbaikan lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Prokopim Pemkot Pontianak

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X