Borneo Crab Aquatic Hasilkan Kepiting Bakau Kualitas Export Pakai Teknik Budidaya Vertical Crab House. Findo : Pasti Padat Cangkang dan Capit

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Minggu, 21 Juli 2024 | 17:25 WIB
Owner Borneo Crab Aquatic Findo (26 tahun) menunjukkan kepiting bakau kualitas export hasil budidaya di Borneo Crab Aquatic, Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan, Gang Margosari, Kota Pontianak, Sabtu 13 Juli 2024 siang WIB. (Kalimantansatu.com/Prabu Warah)
Owner Borneo Crab Aquatic Findo (26 tahun) menunjukkan kepiting bakau kualitas export hasil budidaya di Borneo Crab Aquatic, Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan, Gang Margosari, Kota Pontianak, Sabtu 13 Juli 2024 siang WIB. (Kalimantansatu.com/Prabu Warah)

Hasil panen kepiting bakaunya, terang Findo, masih fokus untuk memenuhi kebutuhan restoran maupun hotel di Pontianak dan sekitarnya.

Namun, terkadang ada juga pesanan dari luar Pontianak.

"Sekarang fokus ke lokal Pontianak dulu. Pernah ada pesanan ke Sintang untuk restoran. Lalu ke Jakarta juga ada. Kami masih kewalahan memenuhi permintaan kepiting di Pontianak. Permintaan kepiting tinggi," katanya.

Baca Juga: Lowongan Kerja Pontianak Sampai 22 Juli, ASABRI Buka Loker Staf Bidang Layanan Pelanggan Kantor Cabang Pontianak. Cek Persyaratannya

Harga kepiting bakau export yang dijualnya bervariasi. Hal yang membuat perbedaan adalah size atau ukuran kepiting.

Sebut saja kepiting telur (CBH) dijual Rp225 ribu per Kilogram. Kemudian, kepiting 8 ons ke atas Rp250 per kilogram.

"Untuk kepiting size 7-8 ons Rp220 ribu per Kilogram. Kepiting 5-6 ons Rp185 ribu per Kilogram. Ada juga kepiting 3-4 ons Rp150 ribu per Kilogram. Jadi, disesuaikan size-nya," jelas Findo.

Findo menggaransi kepiting bakau yang dihasilkan Borneo Crab Aquatic kualitas export pasti padat.

"Ya, padat cangkang dan capit. Kami menggaransi penggantian kepiting kalau ternyata tidak padat. Diganti sesuai size yang sama," pungkasnya.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kalimantansatu.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X