Hadiri Pelantikan Heriansyah Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak 2024-2028, Pj Gubernur Kalbar Harisson Titip Harapan untuk Dunia Pendidikan

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 2 Agustus 2024 | 14:58 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson menghadiri acara pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak periode 2024-2028 di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jumat 2 Agustus 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson menghadiri acara pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak periode 2024-2028 di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jumat 2 Agustus 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson menghadiri acara pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak periode 2024-2028 di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak, Jumat 2 Agustus 2024.

Heriansyah resmi menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Hal ini setelah dilantik oleh Perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Heriansyah menggantikan rektor UMP periode 2020-2024 yakni Doddy Irawan.

Pj Gubernur Kalbar Harisson mengucapkan selamat kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak yang telah dilantik.

Ia berharap agar Universitas Muhammadiyah semakin maju dan berkembang.

Baca Juga: Kejar Target Universal Coverage Jamsostek, Pj Gubernur Kalbar Harisson Sasar Para Pelaku UMKM Daftar BPJS Ketenagakerjaan

"Mudah-mudahan Universitas Muhammadiyah yang bapak pimpin akan semakin bertambah maju dan dapat terus membantu Pemerintah Provinsi Kalbar, dan masyarakat Kalbar untuk meningkatkan pendidikan mereka," ucapnya.

Peran Perguruan Tinggi, lanjut Harisson, adalah sebagai pusat unggulan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

"Perguruan-perguruan tinggi di Kalbar sangat membantu masyarakat Kalbar dalam mendapatkan pendidikan tinggi. Seperti kita ketahui rata-rata lama sekolahnya baru 11 tahun. Jadi, dengan adanya perguruan tinggi ini kita harapkan masyarakat dapat mengenyam pendidikan tinggi," jelasnya.

Kendati perguruan tinggi swasta banyak di daerah perkotaan/penduduk ramai dibandingkan di daerah dengan penduduk yang sedikit, Harisson berharap perguruan tinggi swasta dapat menggunakan teknologi seperti belajar jarak jauh.

Baca Juga: Di Forum Rapat KP3, Pj Gubernur Kalbar Harisson Minta Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran dan Tidak Ada Penyelewengan

"Kita pahami memang perguruan tinggi swasta harus menghitung biaya operasional, beda perguruan tinggi negeri yang tidak berpikir untung rugi. Tapi saya berharap perguruan tinggi swasta tetap harus berpikir dengan memanfaatkan teknologi atau digital, agar masyarakat Kalbar banyak mengenyam pendidikan tinggi," harap Harisson.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk mendukung pengembangan pendidikan tinggi di daerah.

"Perlu adanya upaya bersama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mewujudkan harapan agar seluruh masyarakat Kalbar dapat mengenyam pendidikan tinggi serta dapat meraih masa depan yang lebih cerah dan berkontribusi dalam pembangunan daerah," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X