KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Sejak beberapa minggu terakhir, Provinsi Kalimantan Barat sedang dilanda Bencana alam baik banjir, puting beliung dan tanah longsor (Bantingsor) di beberapa titik wilayah yang ada di Kalbar, Kamis (30/1/2025).
Bencana yang disebabkan oleh faktor hidrometeorologi ini selalu meningkat setiap tahunnya.
Meskipun terkadang tidak menimbulkan banyak korban jiwa, bencana ini tetap saja merusak infrastruktur dan mengganggu stabilitas perekonomian masyarakat secara signifikan.
Karakteristik banjir sangat beragam.
Banjir dapat disebabkan karena curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi serapan tanah yang cukup.
Atau dapat terjadi dalam bentuk rob atau bandang.
Baca Juga: Beri Apresiasi Relawan Banjir di Kalbar, BNPB Janjikan Satu Unit Perahu Karet Bermesin
"Pada intinya Pemerintah terus berusaha keras untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana baik banjir, puting beliung, dan tanah longsor yang ada di Kalimantan Barat melalui pemerintah daerah baik itu berupa anggaran dan Juga bentuk alat supaya jajaran pemerintah bersama dengan BNPB dan Forkopimda bisa lebih efektif dalam membantu masyarakat," hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bid. Pembangunan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Pratikno, M. Soc. Sc., seusai memimpin Rakor Tanggap Darurat Bencana Batingsor Prov. Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.
Menko Pratikno juga meminta kepada seluruh jajaran agar mampu merencanakan dengan baik atas potensi-potensi terhadap bencana yang terjadi agar mampu diminimalisir.
Baca Juga: Sambut Baik Pelantikan Kepala Daerah 6 Februari 2025, Sujiwo : Semakin Cepat JIKIR Melayani Rakyat
"Tentu atas dasar hal ini kami di level Pemerintah pusat jug saling berkoordinasi lintas Kementerian bersama berusaha untuk memaksimalkan dalam pencegahan bencana-bencana itu bisa diminimalisir di waktu - waktu yang akan datang," ujar Pratikno.
Bencana Banjir Dengan Dampak Signifikan
Sementara itu, menambahkan atas apa yang disampaikan Bapak Menko, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa ada enam Kabupaten/Kota di Kalbar yang mengalami bencana banjir dengan dampak yang cukup signifikan seperti Kab. Sambas, Kab. Sanggau, Kab. Bengkayang, Kab. Landak, kemudian Kab. Kubu Raya, dan yang terakhir Kab. Mempawah.
"Oleh sebab itu, Pemerintah pusat memerintahkan kepada kami bahwa keenam daerah itu agar segera dibantu tanggap daruratnya kemudian dilanjutkan dengan langkah-langkah pasca bencana," terang Mayjen TNI Suharyanto.
Kepala BNPB Suharyanto menilai, bahwa di Kalimantan Barat sebenarnya memiliki daerah yang bisa dijadikan contoh dalam menangani banjir dengan baik seperti Kab. Sintang di tahun 2022 yang mana saat itu kita laksanakan secara terpadu baik dari Pemerintah pusat dan daerah, swasta serta Kementerian Lembaga terkait.
Artikel Terkait
Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto Tiba di Kalbar. Disambut Pj Gubernur Harisson dan Jajaran, Ini Jadwal Agendanya Gaes
Ada Rekor MURI Hendak Dipecahkan di Kalbar ! Pj Gubernur Harisson Matangkan Persiapan Saprahan Khatulistiwa 2025
Suasana Tahun Baru Imlek 2025 Meriah di Kota Pontianak. Hadiri Undangan Yayasan Marga Yo, Ini Harapan Pj Gubernur Kalbar Harisson di Tahun Ular Kayu
Viral Coca-cola Tarik Produk dari Pasar Eropa ! Diduga Ada Kandungan Klorat Tinggi, Bagaimana di Indonesia ? Apa Bahaya Klorat bagi Kesehatan ?
Donald Trump Tawarkan Pensiun Dini Bagi PNS Amerika Serikat dengan Pesangon 8 Kali Gaji, Apa Alasannya ?
Banjir Bandang di Jalur Pantura Batang: 6 Laju Kereta Api Terganggu hingga Kata BMKG Soal Puncak Musim Hujan di Jateng
Gong Xi Fa Cai 2576 Kongzili ! Intip Momen Perayaan Artis Indo di Imlek 2025: Ada Mantan Pemain Garuda hingga Eks Personel Cherrybelle
Sisi Lain AFC yang Kini Rilis Jadwal Timnas Indonesia vs Bahrain di Jakarta, Ternyata Pernah Tuding Fans Garuda ‘Barbar’ hingga Mengadu ke FIFA
Modifikasi Cuaca Dilakukan di Jawa Tengah untuk Mengurangi Intensitas Hujan, Inilah Beberapa Wilayah yang juga Lakukan Hal Serupa
Beberapa Wilayah Cegah Banjir dengan Modifikasi Cuaca ! Ketahui Gaes, Ternyata Bisa Berdampak Buruk Bagi Masyarakat Loh Jika Tidak Efektif
KESEMPATAN NIH ! SPMB 2025 Prioritaskan Pengurus OSIS dan Pramuka Lewat Jalur Prestasi, Ini Penjelasan Mendikdasmen
Beri Apresiasi Relawan Banjir di Kalbar, BNPB Janjikan Satu Unit Perahu Karet Bermesin
Sambut Baik Pelantikan Kepala Daerah 6 Februari 2025, Sujiwo : Semakin Cepat JIKIR Melayani Rakyat