pontianak-kite

Apa itu Jepin (Jendela Integrasi Pontianak) ? Kini Sudah Tampilan Baru, Apa Saja Fitur Unggulannya ?

Senin, 26 Mei 2025 | 14:04 WIB
Apa itu Jepin (Jendela Integrasi Pontianak) ? Kini Sudah Tampilan Baru, Apa Saja Fitur Unggulannya ? (Kalimantansatu.com/Dok. Diskominfo Pemkot Pontianak)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak merilis pembaruan portal layanan publik bernama Jendela Integrasi Pontianak (Jepin) dengan tampilan lebih segar, navigasi ramah pengguna, serta dukungan dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak, Zulkarnain, menyampaikan peluncuran Jepin 2.0 merupakan wujud implementasi dari visi Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan yakni ‘Maju, Sejahtera, Berwawasan Lingkungan yang Humanis.’

“Salah satu upaya mewujudkan visi tersebut adalah penguatan tata kelola berbasis teknologi informasi yang kolaboratif, inovatif, dan akuntabel. Versi terbaru ini hadir dengan tampilan yang lebih modern dan waktu muat yang lebih cepat,” jelasnya, Jumat (23/5/2025).

Baca Juga: Dahsyat ! Ledakan Tabung Gas Pengisian Balon Terjadi di Sungai Ambawang Kubu Raya, Sulaiman Terlempar Hingga Menderita Luka Serius

Dibandingkan versi sebelumnya, Jepin kini dilengkapi fitur unggulan seperti kolom event, yang memuat jadwal kegiatan terkini di Kota Pontianak. Selain itu, tersedia pula informasi mengenai destinasi wisata, penginapan, kuliner lokal, akses CCTV, peta kota, hingga pusat oleh-oleh.

“Laman ini dapat diakses melalui situs jepin.pontianak.go.id oleh siapa saja, Tujuan kami adalah menghadirkan satu pusat informasi yang mencakup seluruh aspek kebutuhan warga,” lanjut Zulkarnain.

Melalui platform ini, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik, seperti sistem pajak daerah (e-Ponti), kependudukan, perizinan, hingga informasi kesehatan.

“Termasuk data harga kebutuhan pokok terbaru pun bisa ditemukan di Jepin. Tujuan kami adalah menghadirkan satu pusat informasi yang mencakup seluruh aspek kebutuhan warga,” ujar Zulkarnain.

Baca Juga: Rampung, Revitalisasi Makam Kesultanan Pontianak di Batulayang Habiskan Dana APBN Rp21 Miliar. Ada Fasilitas Dermaga Apung untuk Kapal Perintis

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengapresiasi pembaruan tersebut, yang menurutnya sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

“Sejak 2018, konsep smart city telah diterapkan. Pontianak menjadi pelopor kota cerdas di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, sebagai ibu kota provinsi, Pontianak perlu menjadi acuan dalam penerapan pemerintahan berbasis elektronik.

“Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terus menunjukkan tren positif. Dampaknya nyata—urusan administrasi kini lebih mudah dan efisien, ditunjang layanan jemput bola yang terintegrasi secara daring,” tutup Edi.

(*)

Tags

Terkini