KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Proyek revitalisasi kawasan Makam Kesultanan Pontianak menelan anggaran Rp21 Miliar.
Kini, proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut sudah rampung pada Februari 2025.
Sebelumnya, perencanaan revitalisasi tersebut mulai tahun 2023.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalbar Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Mohammad Yoza Habibie mengatakan, survei proyek ini dilakukan tahun 2023.
"Kemudian, kami melakukan penataan kawasan. Selesai pada 2023, anggarannya sekitar Rp21 miliar yang disetujui. Pada awal 2024, kita melakukan pelelangan. Penandatanganan kontrak pada bulan Juni 2024. Alhamdulillah, selesai pada bulan Februari 2025," ungkapnya seusai serah terima kelola kegiatan revitalisasi Makam Kesultanan Pontianak di Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (17/4/2025).
Proyek revitalisasi tersebut, terang dia, bermula dari usulan Pemerintah Kota Pontianak melalui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Selanjutnya, usulan sampai ke Kementerian Pekerjaan Umum.
Saat pelaksanaan proyek, lanjut Yoza, dijumpai sejumlah tantangan karena cagar budaya tersebut berada di lingkungan permukiman dan pusat ekonomi masyarakat kecil.
"Ada sedikit dinamika di masyarakat, namun Alhamdulillah melalui sosialisasi dan pendekatan-pendekatan, masyarakat bisa memahami bahwa proyek ini demi kenyamanan bersama,” terangnya.
Dermaga Apung
Salah satu fasilitas yang dibangun di kawasan ini adalah dermaga apung berkapasitas tonase sekitar 1 ton.
Yoza menambahkan, dermaga apung ini bisa menampung kapal-kapal perintis dengan kapasitas sekitar 200 penumpang.
Demi keamanan dan keselamatan, ia berpesan agar dermaga apung tidak melebihi kapasitas tersebut.
Artikel Terkait
Heboh Bayi Terlantar di Kebumen, Polisi Bongkar Korban Hasil Hubungan Gelap Oknum Kepala SD dengan Buruh Serabutan. Bagaimana Kronologisnya ?
4 Poin Tuntutan Korban Eks Pemain Sirkus Taman Safari Indonesia di Skandal Dugaan Kekerasan: Soal Identitas Asli hingga Upah Tak Layak
Pilu Eks Pemain Sirkus Taman Safari Indonesia yang Diduga Dirantai Sepanjang Malam Gegara Berinteraksi dengan Orang Luar
Viral Sebanyak 3 Toples Cacing Pita Ditemukan Dalam Perut Anak 3 Tahun di Jember, Keluhannya Sudah 6 Bulan
Dinyatakan Terbukti Selingkuh Namun Tanpa Bukti Konkret, Paula Verhoeven Datangi Komisi Yudisial: Bisa Saya Pertanggungjawabkan Hingga Akhirat
Menko Airlangga Hartarto Bongkar Misi Nego Dagang RI ke Amerika Serikat: Siap Bikin 'Nyaman' Toko Paman Sam di Tanah Air
Cerita Chef Sapta di Mesir, Masak ‘Mie Nyemek’ untuk Presiden Prabowo Subianto: Saya Sangat Bangga
Fakta Temuan Cacing Pita Sebanyak 3 Toples di Perut Anak 3 Tahun, Ternyata karena Main di TPA dan Tidak Pakai Alas Kaki
Berjuang Bersihkan Nama Baik dari Tuduhan Perselingkuhan, Paula Verhoeven Sesalkan Pria yang Dituduh Selingkuhannya Mundur Sebagai Saksi
Ketika Menko Ekonomi RI Beberkan Alasan Nego Dagang ke Amerika Serikat, Soal Tekan Tarif Resiprokal Donald Trump