Salah satunya dengan langsung mengadakan rapat dengan Kementerian Transmigrasi ketika mendengar penolakan masyarakat.
"Dalam rapat tersebut yang dipimpin Pak Lasarus sudah mengkonfirmasi kabar tersebut, dan secara tegas, Kementerian Transmigrasi menegaskan tidak ada program pemindahan orang dari pulau ke pulau lain," ungkap Glorio.
Tak hanya itu saja, Lasarus juga melibatkan Sekjen MADN, Yakobus Kumis hadir dalam rapat tersebut lewat sambungan telepon untuk berbicara langsung dengan Sekjen Kementerian Transmigrasi.
"Jawaban mereka sama, tidak ada pemindahan, hanya revitalisasi atau penataan. Tapi memang persoalannya di website kementerian yang masih memasukkan Kalbar sebagai daerah tujuan. Tapi berdasarkan telepon dengan Sekjen Kementerian Transmigrasi, mereka akan melakukan perbaikan terhadap website tersebut," pungkas Glorio.
(*)