KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK – Pemuda Dayak Kalimantan Barat (Kalbar) menyuarakan apresiasi mendalam atas dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan di Kalbar yang menolak keras program transmigrasi baru.
Penolakan ini adalah cerminan kuat dari keinginan kolektif masyarakat Kalbar untuk tidak menjadi bagian dari program tersebut.
Ketua Umum Pemuda Dayak Srilinus Lino mengungkapkan, gelombang penolakan ini bermula dari temuan lokasi sebaran transmigran yang menyasar Kalimantan Barat.
"Ini yang menyebabkan kita bereaksi menolak tegas," kata lino.
Secara khusus, Kami Pemuda Dayak Kalbar memberikan apresiasi tinggi kepada Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI, yang sejak awal tegas menolak pemindahan penduduk antar pulau dalam rapat bersama Kementerian Transmigrasi.
"Kami juga mengharapkan seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk mendukung langkah Lasarus yang menolak transmigrasi di Kalimantan Barat. Ini adalah perjuangan kolektif untuk melindungi masa depan tanah kita dan generasi berikutnya," seru Lino.
Sikap tegas Lasarus ini dinilai selaras dengan suara dan perjuangan masyarakat Kalbar yang menanti kehadiran pemerintah menyelesaikan persoalan ketimpangan yang ada.
Bukan membuat masalah baru dengan mendatangkan masyarakat dari provinsi lain.
Ia juga mengapresiasi DPRD Kalimantan Barat dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, yang juga seirama, sehingga memperkuat sikap Kalbar menolak program tersebut.
"Karena itu, kita minta Kementerian Transmigrasi segera menindaklanjuti ini, sehingga tidak membuat gaduh di masyarakat dan menyebabkan kesalahpahaman," tegas Lino.
Ia mendesak agar Kementerian Transmigrasi (Kementrans) segera menghapus tautan pendaftaran transmigrasi yang masih mencantumkan Kalimantan khususnya Kalimantan Barat sebagai titik tujuan transmigrasi yang saat ini masih tertera di situs web kementerian, karena hal itu menciptakan keresahan di masyarakat.
Ia yakin dengan langkah cepat Kementerian mencabut kebijakan itu, tidak ada riak-riak lagi di masyarakat.
Lino juga sependapat dengan dorongan Lasarus bahwa program transmigrasi seharusnya berfokus pada revitalisasi atau pembangunan kawasan masyarakat lokal.
Artikel Terkait
Banyak Isu Liar Soal Pengesahan Pagu Indikatif Transmigrasi, Lasarus: Palu yang Saya Ketuk Bukan Untuk Memberi Karpet Merah ke Transmigran Baru
Terima Aksi Demo, Wagub Krisantus Kurniawan Tolak Transmigrasi di Kalbar : " Jangan Sampai Kita Memindahkan Kemiskinan dari Luar ke Sini "
Tolak Transmigrasi, Aliansi Kalbar Menggugat Desak Menteri Transmigrasi Mundur Jika Tuntutan Tidak Dipenuhi
Apresiasi Perjuangan Lasarus dan Solidaritas Masyarakat Tolak Transmigrasi Baru, MADN Desak Kementerian Hapus Segera Tautan Pendaftaran
Ketum PSSI Erick Thohir Kecewa Timnas Indonesia U23 Tak Menang Lawan Malaysia U23: " Jangan Hanya Bisa Lawan Brunei "
Di Balik Fitur Canggih Mobil Wuling Air EV, Pengguna Soroti Jok Kurang Nyaman dan Posisi Duduk yang Kurang Rebah
Erika Carlina Balas Klarifikasi DJ Panda, Sampai Sebut Fitnah dan Ancaman
Nah Loh ! Dedi Mulyadi Ogah Cabut Larangan Study Tour: Fokus Pendidikan, Bukan Bebani Orang Tua
Sudah Tahu Gatep Lawas ? Surga Tersembunyi di Buleleng Bali dengan Wahana River Tubing 625 Meter
Ini Daftar Event Seru di Bali Barat Juli 2025: Dari Lovina Festival hingga Medewi Festival
Lesti Kejora Curhat soal Dampak Dilaporkan ke Polisi Gegara Diduga Langgar Hak Cipta, Ingin Cepat Ada Solusi
Pendekatan Humanis, Polisi Bagi Susu untuk Anak-anak di Salah Satu Titik Lokasi Razia Operasi Patuh Kapuas 2025 Kubu Raya
Tim Macan Raya Satreskrim Polres Kubu Raya Tangkap Pelaku Jambret Komplek Green Deli Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya
Warga yang Sedang Cari Kodok Terkejut Kebakaran Sawmill Kayu di Ambawang, Polres Kubu Raya Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa