Juli 2026: Wafatnya dr. Adrian di Manado
Kasus terbaru, dialami dr. Adrian Rantung yang berasal dari Unsrat dan menjalani tugas pendidikan klinis di RSUP Kandou, yang ditemukan meninggal pada 5 Juli 2026.
Dalam kasus ini, Adrian diduga mengakhiri hidupnya di sebuah kamar kos wilayah Manado.
Sebagian publik menyoroti, kematian dr. Adrian ditengarai akibat tekanan pendidikan dan dugaan perundungan dari oknum senior atau konsulen.
Hal itu, kini berujung pada pembekuan total izin operasional PPDS Anestesiologi di RSUP Kandou oleh Kemenkes.
Juni 2026: Kasus Bullying dr. Icha di NTT
Bergeser ke bulan sebelumnya, publik juga pernah dihebohkan dengan kabar wafatnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr. Icha.
Dokter muda berusia 27 tahun itu sebelumnya bertugas di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan meninggal dunia pada Juni 2026.
Terkait investigasi kasus kematiannya, dr. Icha diduga mengalami depresi dan tekanan mental berat setelah mendapat intimidasi dan perundungan dari oknum pejabat saat bertugas di IGD RS Leona Kefamenanu, NTT.
Mei 2026: dr. Myta Alami Kelelahan Ekstrem
Pada Mei 2026, kasus serupa juga pernah menimpa dr. Myta Aprilia Azmy, dokter internship di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi.
Dokter asal Jambi itu diduga meninggal dunia diduga akibat dugaan kelelahan ekstrem saat bekerja di RSUD tersebut.
Kala itu, dr Myta dilaporkan bertugas selama tiga bulan tanpa libur dan terdapat dugaan tekanan seniornya hingga akhirnya kondisi kesehatannya menurun drastis.