KALIMANTANSATU.COM, BANYUWANGI — Di balik riuh aksi damai Serikat Buruh Tambang Banyuwangi (SERBUWANGI) yang baru-baru ini digelar tersimpan sebuah alarm peringatan, yakni ancaman ambruknya daya dukung lingkungan di Bumi Blambangan.
Aksi unjuk rasa yang menuntut kepastian hukum dan keterbukaan regulasi tersebut sejatinya membuka kotak pandora atas carut-marut tata kelola galian C yang kian mengkhawatirkan.
Pemerhati sektor pertambangan Banyuwangi, Gus Mohammad Ridwan, menegaskan bahwa momentum ini tidak boleh terjebak dalam pusaran birokrasi dan legalitas formal semata.
Ada esensi yang jauh lebih mendasar dan mendesak yaitu keselamatan ekologi Banyuwangi yang tidak bisa ditawar.
Dokumen Resmi Bukan "Lisensi" Merusak Alam
Meski bersimpati pada nasib ribuan buruh yang menggantungkan hidup di sektor ini, tokoh asal Kota Jajag tersebut memberikan catatan kritis yang sangat keras.
Ia mengingatkan pemerintah bahwa selembar kertas perizinan atau alasan perputaran ekonomi sama sekali tidak boleh dijadikan tameng untuk memutihkan dosa-dosa lingkungan.
"Apabila ada aktivitas yang nyata-nyata menyebabkan kerusakan lingkungan, maka hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Persoalan seperti itu tidak cukup hanya diselesaikan melalui pengurusan perizinan, tetapi harus ada tanggung jawab nyata terhadap dampak ekologi yang ditimbulkan," cetus Gus Ridwan tajam.
Dalam kacamata jurnalistik yang objektif, izin eksploitasi sering kali runtuh maknanya di lapangan. Tanpa komitmen reklamasi yang ketat, perlindungan mata air, dan pencegahan erosi, aktivitas pengerukan tanah tak lebih dari sekadar perusakan alam yang dilegalkan.
Tiga Akar Masalah Sengkarut Galian C
Sengkarut tambang galian C di Kabupaten Banyuwangi merupakan masalah menahun yang membutuhkan green solution (solusi hijau) konkret, bukan sekadar penertiban musiman.
Artikel Terkait
Hearing Soal Tambang Emas di Kantor DPRD Banyuwangi, Warga Pesanggaran Kecewa Perwakilan PT Bumi Suksesindo Tak Bisa Menjawab Pertanyaan Tuntutan
Kelompok Pegiat Anti Korupsi Bongkar Peran Abdullah Azwar Anas pada Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi ! Apakah Ada Pelanggaran ?
Buka Puasa Bareng Kapolresta Banyuwangi dan Insan Pers Mewarnai Keindahan Ballroom Hotel Kokoon
KMP Tukangkayu Banyuwangi Gelar Pasar Murah, Sediakan Aneka Kebutuhan Pokok dengan Harga Terjangkau untuk Masyarakat
Sinyal Merah di Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi: KPK Endus Dugaan Rasuah, Kajian Kelompok Pegiat Anti Korupsi Terbukti Akurat
Intip Beberapa Poinnya! Soal Tambang Galian C Di Banyuwangi, DPW JPKP Jawa Timur Pernah Layangkan Kajian Tentang Potensi Kerugian Negara
Diduga Ilegal Juga Rusak Lingkungan, Tambang Galian C di Bulusan Banyuwangi Masuk Tahap Penyidikan Polresta
Persoalkan Dampak Kerusakan Lingkungan, Amir Khan Gugat Tambang Galian C di Kelurahan Bulusan Banyuwangi