Wati: Mengungkapkan almarhum suaminya meninggal dunia setelah bekerja selama tiga tahun di pabrik tersebut dan sering mengeluhkan sesak napas.
Langkah Lanjutan dan Rencana Advokasi
Pada 15 Agustus lalu, warga sempat mengundang pemilik pabrik, pengurus RT/RW, Bhabinkamtibmas, serta aparat terkait untuk bermusyawarah.
Namun, seluruh pihak yang diundang tersebut tidak hadir.
Merespons hal itu, Dewi menyatakan warga bersepakat mendatangi Pemkot Depok serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok untuk menyampaikan laporan resmi.
“Kami juga akan meminta bantuan advokasi walhi dan media massa nasional untuk terus membuka permasalahan ini hingga pabrik ditutup dan hengkang dari wilayah kami demi sesehatam warga,” pungkas Dewi.
(Uploader: Panji Narendra M.)