reginternasional

Mentan Amran Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha Tani Berpenghasilan Mapan, Beri Apresiasi Alumni Untad yang Sukses Kelola Lahan Pertanian 300 Hektare

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:02 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan keberanian alumni Universitas Tadulako (Untad) Palu yang sukses mengelola lahan pertanian seluas 300 hektare melalui kelompok Brigade Pangan. (Dok. Kementan)

KALIMANTANSATU.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan keberanian alumni Universitas Tadulako (Untad) Palu yang sukses mengelola lahan pertanian seluas 300 hektare melalui kelompok Brigade Pangan.

Dialog inspiratif ini berlangsung dalam kunjungan kerjanya ke Untad, Palu, pada Kamis (20/8/2026).

Menanggapi kendala modal dan keterbatasan alat mesin pertanian (alsintan) yang dialami 15 anggota kelompok alumni tersebut, Mentan Amran langsung menyalurkan alokasi bantuan alsintan senilai total Rp1 miliar, yang terdiri atas satu unit combine harvester (sekitar Rp600 juta) dan satu unit traktor (sekitar Rp400 juta).

“Saya kasih combine satu harga 600 juta, saya kasih traktor satu harga 400. Itu 1 miliar. Saya senang anak muda gini,” kata Mentan Amran.

Baca Juga: Peluncuran IBMA: Menko Airlangga Incar 1.800 Ton Emas Masyarakat yang Masih Disimpan di Bawah Bantal untuk Masuk Ekosistem PerbankanBaca Juga: Peluncuran IBMA: Menko Airlangga Incar 1.800 Ton Emas Masyarakat yang Masih Disimpan di Bawah Bantal untuk Masuk Ekosistem Perbankan

Dukungan Pengembangan dan Evaluasi Tepat Sasaran

Kendati mengucurkan bantuan besar, Mentan Amran menegaskan agar penyerahan alsintan dan pengawasannya dikawal secara ketat agar tepat sasaran, berikut ini poin penegasannya:

  • Pengecekan Lapangan: Penyerahan instrumen bantuan wajib didahului verifikasi kesiapan lahan dan aktivitas riil kelompok.

“Combine jangan diserahkan kalau tidak. Lihat timnya, lihat kerjanya,” tegas Mentan Amran.

  • Pendampingan Berkelanjutan: Pihak dinas terkait diinstruksikan melakukan pembinaan rutin.

“Tolong bina, apalagi kekurangannya sampai dia menjadi kaya,” ujar Mentan Amran.

  • Prospek Pendapatan: Mentan menyebut potensi bisnis pertanian modern sangat menjanjikan.

“Pendapatannya bisa 20 juta bersih per bulan. Itu di atas gaji menteri,” ungkap Mentan Amran.

Baca Juga: Menperin Agus Gumiwang: BUMN Harus Jadi Pembangun Kapabilitas Nasional, Bukan Sekadar Pelaksana Proyek

Pesan untuk Wisudawan dan Mahasiswa Faperta Untad

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran membakar semangat para wisudawan agar bertransformasi dari pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).

“Tekanan pertama adalah jangan minta uang. Tekanan kedua jangan minta warisan. Tekanan ketiga jangan mendaftar-mendaftar. Ciptakan lapangan kerja,” pesan Mentan Amran.

Halaman:

Tags

Terkini