Apabila tidak digabung dengan puasa Sunnah apapun, maka niatnya sebagai berikut :
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'I fardhi syahri Ramdhana lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."
Namun, jika puasa puasa qadha Ramadhan digabungkan dengan puasa sunnah Senin, maka niatnya adalah sebagai berikut :
Nawaitu shauma shahri Ramadhan al-maadi, alladhi 'alayya fardhun, shauma shahri Ramadan al-mutabaqqi minhu, fi hadza al-yaqmi al-mubarak al-musadiq al-ithnayn, lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat berpuasa puasa qadha Ramadhan tahun lalu, yang belum saya ganti, pada hari ini yang bertepatan dengan hari Senin yang mulia, karena Allah Ta'ala."
(R Ridho Triwi DN)
Artikel Terkait
Kapan Perkiraan Awal Ramadhan 2024 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah ? Sebentar Lagi Umat Islam Berpuasa Ramadan, Sudah Siap Sahabat Generasi Emas ?
Contoh Khutbah Jumat Ramadhan 2024 Tema Memaknai Kemuliaan Ramadan. Begitu Tinggi Kemuliaan Bulan Suci Ramadhan Dibanding dengan Bulan-bulan Lainnya
Niat Ganti Puasa Ramadhan di Hari Kamis Latin dan Terjemahan. Ramadhan 1445 H Akan Tiba, Sudah Puasa Qadha Ramadhan 1444 H Belum ?