Kisah Nabi Musa yang Pernah Sakit Gigi Lalu Mengadu dan Berdoa Kepada Allah SWT agar Bisa Segera Sembuh

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 4 Maret 2024 | 14:02 WIB
Ilustrasi gigi (Kalimantansatu.com/Pixabay Memed_Nurrohmad)
Ilustrasi gigi (Kalimantansatu.com/Pixabay Memed_Nurrohmad)

"Ya Allah bukankah kemarin Engkau memerintahkan dan menunjukkanku dengan tanaman tersebut untuk mengobati sakit gigiku?" ucap Nabi Musa.

Baca Juga: Kapan Perkiraan Awal Ramadhan 2024 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah ? Sebentar Lagi Umat Islam Berpuasa Ramadan, Sudah Siap Sahabat Generasi Emas ?

Allah kemudian berfirman: "Ya Musa, Aku adalah Dzat yang memberi kesembuhan, Dzat yang memberikan kesehatan, Dzat yang memberikan bahaya, Dzat yang memberikan manfaat. Pada sakit pertama kamu datang menghadap kepada-Ku maka Aku hilangkan penyakitmu. Kali ini, kamu tidak datang kepada-Ku tapi kamu datang kepada tanaman obat itu."

Dari kisah ini setidaknya ada 2 hikmah yang bisa dipetik.

Pertama, Allah mempunyai sifat Jaiz yang bebas melakukan apapun sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya.

Allah bisa mengangkat dan menurunkan derajat seseorang sesuai kehendak-Nya.

Allah juga bisa memberi penyakit dan kesembuhan kepada siapa pun yang dikehendaki-Nya.

Kedua, Allah adalah pemilik semua yang ada di langit dan bumi, termasuk kesehatan dan kesembuhan.

Untuk itu hal yang mesti dilakukan umat Islam ketika sakit adalah berdoa memohon kesehatan dan kesembuhan kepada Allah.

Selanjutnya, tetap melakukan ikhtiar lahir yaitu dengan obat dan aneka pengobatan namun tetap meyakini bahwa hal itu hanya menjadi wasilah atau perantara untuk meraih kesehatan dan kesembuhan.

Wallahu a‘lam.

Oleh: Muhammad Aiz Luthfi, Pengajar di Pesantren Al-Mukhtariyyah, Subang, Jawa Barat.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X