Syaikh Nawawi memberikan kebebasan dalam memilih bacaan dzikir, di antaranya adalah sebagai berikut:
لَا إلهَ إلَّا اللهُ، وَلاَ حَوْلَ ولا قوَّةَ إلَّا بِاللهِ
Lâ ilâha illallâhu, wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billah.
Syaikh Nawawi menjelaskan, berdoa kepada Allah juga masuk kategori dzikir.
Untuk itu ia menganjurkan agar selalu berdoa memohon aneka macam kebaikan kepada Allah.
2. Bertemu Wali
Wali atau kekasih Allah mempunyai keistimewaan tersendiri, salah satunya adalah bisa membuat hati menjadi tenang ketika berada di sampingnya.
Untuk itu, sangat dianjurkan meluangkan waktu untuk bertemu dengan wali Allah.
Jika ternyata tidak bisa mengetahui keberadaan wali Allah, bisa menemui ulama dan orang-orang saleh.
Saat bertemu dengan ulama atau orang saleh, tentu akan banyak mendapat nasihat yang bisa membuat hati menjadi tenang.
3. Meresapi nasihat ahli hikmah
Perkataan ulama ahli hikmah bisa menjadi obat hati yang galau.
Sebagai "dokter hati", ahli hikmah tentu sangat memahami seluk beluk hati manusia, sehingga bisa melahirkan nasihat atau wejangan sejuk dan bijak yang bisa membuat hati menjadi tenang.
Untuk itu, sangat dianjurkan untuk sering mendengar dan meresapi perkataan para ulama hikmah.
Tempat yang sering disampaikan wejangan atau pendapat ahli hikmah adalah pengajian, terlebih pengajian tasawuf.
Artikel Terkait
Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal yang Dibaca Setelah Tahiyat Akhir Sebelum Salam Ketika Sholat Wajib & Sunnah
Dukhon itu Apa ? Menjadi Salah Satu dari 10 Tanda Utama Kiamat, Ketahui Apa itu Dukhon dan Bacaan Doa Melindungi Diri dari Dukhon
Kisah Nabi Musa yang Pernah Sakit Gigi Lalu Mengadu dan Berdoa Kepada Allah SWT agar Bisa Segera Sembuh