KALIMANTANSATU.COM - Cari contoh Khutbah Jumat Ramadhan 2024 ?
Sebagai rekomendasi contoh Khutbah Jumat Ramadan 2024, kami hadirkan melalui konten bermanfaat ini.
Khutbah Jumat Ramadhan 1445 H ini berjudul Memaknai Kemuliaan Ramadhan.
Setiap tahun, umat Islam menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan sebagai salah satu dari lima rukun Islam.
Berikut ini contoh khutbah Jumat Ramadan 1445 H dikutip dari laman BDK Palembang Kemenag RI :
TEMA : MEMAKNAI KEMULIAAN RAMADAN
اَلْحَمْدُ ِللّٰهِ جَعَلَ رَمَضَانَ شَهْرًا مُبَارَكًا، وَفَرَضَ عَلَيْنَا الصِّيَامَ لِأَجْلِ التَّقْوٰى. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ . اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مَحَمَّدٍ الْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْن، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى. فَقَالَ اللهُ تَعَالٰى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. يَاۤأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءٰمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
Hadirin jama’ah Jum’at rahimakumullah
Alhamdulillah kita panjatkan puji dan syukur ke-Hadirat Allah Swt yang telah mengabulkan doa yang sering kita panjatkan sejak bulan Rajab :
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta pertemukanlah kami (sampaikanlah umur kami) dengan bulan Ramadhan.
Dengan Qudrat dan Iradat-Nya, kita sedang beraktivitas pada hari jum’at pertama di bulan suci Ramadhan 1445 H.
Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada nabi akhir zaman Muhammad SAW, beserta keluarganya dan para sahabatnya yang setia dan ta’at mengikuti sunnahnya hingga yaumil akhir nanti.
Saya selaku khatib pada kesempatan ini mengajak kepada hadirin sekalian, marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, melaksanakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala bentuk larangan-Nya.
Hadirin kaum musimin rahimakumullah,