Seorang guru honorer yang telah mengabdi selama 16 tahun itu menyebut laporan yang dilayangkan pihak keluarga MC ke polisi adalah tuduhan yang tidak mendasar.
"Tuduhan itu semua tidak benar. Saya tidak pernah melakukan penganiayaan," ujar Supriyani saat ditanya awak media usai menjalani penangguhan penahanan, pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Supriyani mengungkap, anak pelapor berada di kelas 1A pada hari kejadian. Sementara dirinya tengah berada di kelas yang berbeda.
"Waktu kejadian (penganiayaan yang dituduhkan) saya ada di kelas saya kelas 1B, sedangkan dia di kelas 1A. Tidak pernah (melakukan penganiayaan)," tegasnya.
Kasus Sempat Dimediasi Sebanyak 5 Kali
Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Iis Kristian mengatakan pihaknya sebenarnya tidak langsung memproses laporan pelapor, namun upaya mediasi dilakukan sebelum proses penyidikan.
Iis Kristian mengungkap, penyelidikan kasus ini berjalan selama tiga bulan lamanya.
Selama proses penyelidikan itu, pihak kepolisian telah melakukan proses mediasi sebanyak 5 kali.
Kabid Humas Polda Sultra itu mengklaim, kesepakatan damai kasus tersebut tidak tercapai dan penyidik tidak dapat menganulir berkas perkara menuju kejaksaan.
Terkait dengan upaya mediasi tersebut, Iis Kristiani menegaskan pihaknya tidak pernah melakukan penahanan terhadap guru honorer SD di Konawe Selatan tersebut.
Dalam kesempatan berbeda, Aipda Wibowo menjelaskan Supriyani pernah mengunjungi rumahnya.
Ayah dari terduga korban itu menyebut Surpiyani datang bersama kepala sekolah untuk meminta maaf dan mengakui perbuataanya.
"Upaya mediasi pertama kali tersangka itu bersama kepala sekolah, ia mengakui perbuatannya, kami sampaikan kami butuh waktu," tegas Aipda Wibowo kepada wartawan, pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Soal Uang Damai Rp50 Juta
Supriyani disebut pernah dimintai uang damai Rp50 juta oleh pihak keluarga MC.
Artikel Terkait
Sudah Bikin Garuda ID untuk Beli Tiket Timnas Indonesia Vs Jepang dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ?
Tangis Haru dan Doa Warga Bertemu Presiden Prabowo Subianto: Akhirnya Saya Dapat Tandatangan Beliau
Survei LSI Denny JA Ungkap Kepercayaan Publik ke Presiden 83,5%, Pengamat: Rakyat Bersama Prabowo
Ternyata Ini Alasan Presiden Prabowo Subianto Kemahkan Para Menteri Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Demokratisasi yang Paling Cepat Dirasakan Rakyat adalah Akses Pendidikan dan Kesehatan
Presiden Prabowo Subianto Imbau Semua Kementerian/Lembaga Segera Eksekusi Makan Bergizi Gratis Secara Tepat Sasaran dan Terukur
Komitmen Majukan Pondok Pesantren, Sujiwo-Sukiryanto (JIKIR) Bakal Perkuat Peran Santri Dalam Pembangunan Daerah
Hasil Timnas Indonesia U17 vs Kuwait U17 : Gol Mathew Baker Berhasil Bawa Timnas Raih Kemenangan Perdana
Pengamat Politik Nilai Pengarahan Presiden Prabowo Subianto di Rapat Kabinet Merah Putih Perdana Tegas dan Tepat Sasaran