Kembali, Dittipidsiber Bareskrim Polri Blokir Aset Judi Online Rp36,86 Miliar dari Website Ini

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Selasa, 12 November 2024 | 14:47 WIB
Ilustrasi judi (Kalimantansatu.com/Pixabay djedj)
Ilustrasi judi (Kalimantansatu.com/Pixabay djedj)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Kembali, Dittipidsiber Bareskrim Polri memblokir aset perjudian online Slot8278 dengan nilai puluhan miliar rupiah.

"Siber Bareskrim Polri kembali memblokir aset senilai Rp36.860.289.000 yang terkait dengan situs perjudian online lainnya," ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji dalam keterangannya, Selasa 12 November 2024.

Himawan menyebutkan pemblokiran aset tersebut dilakukan setelah sebelumnya dengan menyita uang total lebih dari Rp 89 Miliar.

"Pemblokiran aset ini merupakan hasil dari penyelidikan mendalam terhadap aliran dana yang berasal dari jaringan situs judi online internasional yang menwarkan berbagai macam jenis perjudian seperti slot, poker, dadu, gaple, domino, koprok, serta berbagi jenis permainan kartu lainnya," papar Himawan.

Baca Juga: Sempat Kabur ke Luar Negeri, Ini Identitas Dua Tersangka Baru Mafia Judol Komdigi yang Ditangkap Polri

Sebelumnya, Dittipidsiber Bareskrim Polri mengungkap kasus perjudian online website slot8278 pada bulan Oktober 2024.

Dari pengembangan sebelumnya, polisi kembali menangkap tiga orang tersangka baru.

Wakabareskrim Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri yang juga selaku Wakasatgas mengatakan situs Slot8278 merupakan situs perjudian online berkala internasional.

"Jaringannya dikendalikan oleh warga negara Cina dan memiliki jumlah pemain lebih dari 85.000 orang di Indonesia dengan server yang berlokasi di luar negeri," ungkap Asep Edi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Sabtu (2/11/2024).

Tiga tersangka baru dalam kasus ini yakni tersangka Hartono Abdi Jaya yang ditangkap pada 18 Oktober 2024, CAS alias Kristian dan Ellen pada 1 November 2024.

Tersangka Hartono berperan menjadi koordinator yang mencari dan menunjuk orang lain untuk menjadi direktur dan komisaris di dua merchant penyedia jasa pembayaran yang menerima deposit dan withdraw website Slot8278, yakni PT AJT dan PT MLT.

Baca Juga: Tertunda, Pemerintah Minta Perusahaan Platform Digital Realisasi Kesepakatan Kerja dengan Media

“Tersangka CAS, yaitu bertindak sebagai direktur PT OT dan tersangka E sebagai komisaris PT OT yang mana PT OT merupakan perusahaan jasa keuangan yang dibuat khusus untuk situs Slot 8278,” tuturnya.

Tidak hanya itu, jajaran Dittipidsiber Bareskrim Polri juga menetapkan dua tersangka lain, yakni Ina Juliani dan warga negara China, Dong Xiancai alias Max, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tersangka Dong Xiancai alias Max berperan sebagai koordinator dan memberi perintah kepada tersangka HAJ untuk membuat perusahaan penyedia jasa keuangan situs Slot8278 di Indonesia, sementara tersangka Ina merupakan manajer PT QDT yang berperan sebagai perusahaan penampung dana judi online dari para pemain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X