Keluhan Penjual Kopi di Karawang Soal Pertamax Oplos dalam Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 26 Februari 2025 | 17:47 WIB
Begini Sindiran Pedagang Kopi di Karawang Pada Kasus Korupsi Pertamina, Soal Pertamax Oplos: "Itu Tidak Kreatif!" (Rilis)
Begini Sindiran Pedagang Kopi di Karawang Pada Kasus Korupsi Pertamina, Soal Pertamax Oplos: "Itu Tidak Kreatif!" (Rilis)

Tre mengaku sebelumnya kerap mengantre panjang di pom bensin hanya demi motornya terisi dengan bahan bakar minyak (BBM) yang bersubsidi dari pemerintah RI.

Di sisi lain, pria berusia 42 tahun itu juga mengaku kecewa dengan adanya dugaan oplosan Pertamax menjadi Pertalite oleh oknum Pertamina.

Baca Juga: Tepis Isu Pertamax Oplosan Seusai Viral Kasus Korupsi Dirut Patra Niaga Terbongkar, PT Pertamina Jamin BBM yang Dijual SPBU Sudah Sesuai Aturan

“Iya, saya sering mengantre panjang (di pom bensin Pertamina). Dengar kabar Pertamax yang dioplos tentu saya kecewa,” terangnya.

“Kalau tahu begitu, kenapa saya harus antre panjang? Saya bisa membelokan motor saya ke jalur Pertamax, kan isinya sama-sama Pertalite,” lanjut Tre.

Pedagang Kopi di Karawang: Oplos Pertamax Itu Tidak Kreatif!

Penyelewengan spek minyak Pertamax menjadi Pertalite yang dituding Kejagung ke Pertamina itu pun disebut Tre sebagai tindakan yang tidak kreatif.

“Itu tidak kreatif, mereka (Pertamina) tidak tahu betapa sering saya memutar otak untuk memperhitungkan ongkos BBM dalam aktivitas jual kopi,” tegas Tre.

Baca Juga: Terbongkar ! Skandal Korupsi Minyak Senilai Rp193 Triliun. Sebelumnya Ditjen Migas ESDM Digeledah, Kini Dirut Pertamina Jadi Tersangka

Menyikapi isu penyelewengan Pertamax oplosan dari PT Pertamina, pemilik kedai ‘Ulah Coffee’ itu hanya bisa pasrah dengan keadaan.

“Saya hanya bisa pasrah, lalu bagaimana lagi? Beri saja mereka uang jika dibutuhkan. Saya yakin rezeki tidak akan tertukar,” tandas Tre.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X