Viral Kasus Pembakaran Mobil Polisi di Depok, Dedi Mulyadi Bakal Panggil Ormas se-Jabar demi Cegah Premanisme

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Rabu, 23 April 2025 | 15:32 WIB
Potret mobil polisi yang terbakar di Depok (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan).  (Kalimantansatu.com/X @DivHumas_Polri, Instagram @dedimulyadi71)
Potret mobil polisi yang terbakar di Depok (kiri) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kanan). (Kalimantansatu.com/X @DivHumas_Polri, Instagram @dedimulyadi71)

KALIMANTANSATU.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi angkat bicara usai viralnya insiden pembakaran mobil polisi yang diduga oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) di kawasan Cimanggis, Depok.

Terkait dugaan oknum ormas yang melakukan pembakaran mobil polisi itu, Dedi mengklaim persoalan itu merupakan persoalan premanisme bukan masalah kelembagaan.

Dedi menegaskan hal tersebut agar warga setempat tetap akur usai insiden pembakaran mobil polisi tersebut.

"Kita bicaranya premanismenya, bukan kelembagaannya," tegas Dedi kepada awak media di Polres Metro Depok yang dikutip pada Rabu, 23 April 2025.

Baca Juga: Setelah Viral Oknum Ormas Bakar Mobil Polisi, Dedi Mulyadi Justru Minta Wali Kota Depok Beri Perhatian ke Anak-Istri Pelaku

"Karena tindakan itu adalah sifatnya perorangan, maka hukumnya menjadi hukum perorangan, bukan hukum kelembagaan," sambungnya.

Dedi kemudian menuturkan, pihaknya sejauh ini tidak menegur secara langsung terhadap oknum ormas terkait.

Sementara itu, Dedi memastikan pihaknya berencana untuk mengumpulkan ormas se-Jabar untuk berdialog terkait tindakan premanisme.

"Ke depan, semua ormas akan diajak bicara," terang Dedi menjelaskan buntut dari insiden pembakaran mobil polisi di Depok.

Dedi menjelaskan, tujuan ormas pada dasarnya dibentuk untuk kepentingan masyarakat, oleh sebab itu pihaknya ingin melaraskan visi bersama-sama.

"Tujuan ormas itu kan pada dasarnya baik, untuk konsolidasi dan membangun visi bersama," terang Dedi.

Baca Juga: Lagi Viral Insiden Pembakaran Mobil Polisi di Depok: Dedi Mulyadi Klaim Itu Masalah Premanisme, Bukan Ormas Kelembagaan

"Ormas harus mulai mengidentifikasi anggota-anggotanya yang berpotensi melakukan aksi premanisme atau melawan hukum," sebutnya.

Di sisi lain, Dedi meminta para pimpinan ormas untuk bertindak tegas terhadap anggotanya yang mencoreng nama organisasi.

"Jika ada yang terbukti melakukan pelanggaran, maka harus segera diberhentikan atau bahkan dibekukan keanggotaannya," tandasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X