Ini Kronologis Ledakan Amunisi di Garut ! Perangkat Bahan Peledak Tiba-tiba Meletus dari Dalam Lubang, Ada Korban Meninggal Dunia dari TNI dan Sipil

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Senin, 12 Mei 2025 | 18:27 WIB
Ilustrasi ledakan amunisi atau bahan peledak. (Kalimantansatu.com/Dok. Unsplash @JeffKingma)
Ilustrasi ledakan amunisi atau bahan peledak. (Kalimantansatu.com/Dok. Unsplash @JeffKingma)

KALIMANTANSATU.COM, GARUT - Peristiwa ledakan amunisi terjadi di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin, 12 Mei 2025.

Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat ledakan pada saat pemusnahan amunisi milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Garut, Jawa Barat.

Empat korban tewas di antaranya adalah Anggota TNI.

Kadispenad TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana membenarkan mengenai peristiwa tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 12 Mei 2025.

Baca Juga: Bisa Sportif Nggak ? Kacau, Bus Persik Kediri Dilempari Batu Setelah Tanding di Kanjuruhan Malang, Security Officer Arema FC: Di Luar Kendali Kami

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu pun menjelaskan kronologi insiden ledakan amunisi milik TNI AD.

"Pada pukul 09.30 WIB, TNI AD menggelar pemusnahan amunisi yang sudah tidak layak pakai. Berlokasi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat," tutur anggota TNI AD tersebut.

"Pemusnahan dilaksanakan oleh jajaran Gudang Pusat Munisi III Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat," sambungnya.

Wahyu menilai, sebelumnya pihak TNI AD telah melakukan pengecekan sesuai prosedur dari awal kegiatan, baik pengecekan terhadap personel maupun terkait dengan lokasi.

"Semuanya dinyatakan dalam keadaan aman," tegasnya.

Baca Juga: Momen Halalbihalal Purnawirawan TNI AD, Presiden Prabowo Subianto Buka 35 Sekolah Berasrama untuk Anak Keluarga Tak Mampu pada Juli 2025

Tim penyusun amunisi kemudian melakukan persiapan pemusnahan dengan menyiapkan dua lubang sumur.

Setelah siap, tim kemudian bersiaga di pos masing-masing.

"Setelah dinyatakan aman, kemudian dilakukan peledakan di dua sumur yang ditempati oleh munisi akhir tersebut untuk dihancurkan. Peledakan di dua sumur itu berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman," terang Wahyu.

Kemudian Wahyu menyebut, selain dua lubang sumur itu, tim sebenarnya mempersiapkan satu lubang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X