Dokter RS Indonesia di Gaza Marwan Al Sultan Tewas Diserang Israel ! Sejumlah Anggota Keluarganya Turut Menjadi Korban

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 3 Juli 2025 | 11:59 WIB
Dokter RS Indonesia di Gaza Marwan Al Sultan Tewas Diserang Israel ! Sejumlah Anggota Keluarganya Turut Menjadi Korban (Kalimantansatu.com/Dok. X)
Dokter RS Indonesia di Gaza Marwan Al Sultan Tewas Diserang Israel ! Sejumlah Anggota Keluarganya Turut Menjadi Korban (Kalimantansatu.com/Dok. X)

KALIMANTANSATU.COM, GAZA - Serangan udara Israel menewaskan salah satu dokter paling senior di Gaza, Dr Marwan al-Sultan.

Akibat serangan Israel itu, Dr Marwan al-Sultan dikabarkan tewas bersama sejumlah anggota keluarganya.

Dr Marwan al-Sultan adalah ahli jantung terkenal dan sangat berpengalaman.

Ia merupakan Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Kematian Dokter Marwan al-Sultan memasukkan namanya dalam daftar petugas kesehatan ke-70 yang terbunuh oleh serangan Israel dalam 50 hari terakhir.

Data itu berdasarkan Healthcare Workers Watch (HWW), sebuah organisasi medis Palestina.

Baca Juga: Ikut Aksi Global March to Gaza, Zaskia Adya Mecca Ungkap Pengalaman Mencekam dan Sempat Dikepung Aparat Mesir

“Pembunuhan Dr. Marwan al-Sultan oleh militer Israel merupakan kerugian besar bagi Gaza dan seluruh komunitas medis, dan akan berdampak buruk pada sistem perawatan kesehatan Gaza,” kata Muath Alser, direktur HWW.

"Ini adalah bagian dari penargetan yang jauh lebih lama dan sistematis terhadap petugas kesehatan yang dijatuhi hukuman tanpa hukuman. Ini adalah hilangnya nyawa yang tragis, tetapi juga penghancuran puluhan tahun keahlian dan perawatan medis yang menyelamatkan nyawa mereka di saat situasi yang dihadapi warga sipil Palestina sangat buruk," ungkap Alser dilansir The Guardian, Rabu 2 Juli 2025.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit al-Shifa di Gaza Mohammed Abu Selmia mengatakan, kematian Marwan al-Sultan merupakan kehilangan besar.

"Kami sangat terkejut dan berduka. Dia tidak dapat digantikan," kata Dr. Mohammed Abu Selmia.

“Ia adalah seorang cendekiawan terkemuka dan salah satu dari dua ahli jantung yang tersisa di Gaza. Ribuan pasien jantung akan menderita akibat pembunuhannya. Satu-satunya kesalahannya adalah ia seorang dokter. Kita tidak punya pilihan selain bersikap tabah, tetapi rasa kehilangan itu sangat menghancurkan.” terangnya.

Sebagai informasi, awal bulan ini, Marwan al-Sultan sempat berbicara tentang situasi kritis yang ia dan staf lainnya hadapi di rumah sakit Indonesia.

Mereka berjuang mengatasi banyaknya korban sipil akibat serangan Israel yang meningkat pada bulan Mei.

Tenaga Kesehatan Menjadi Korban

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X