Amarah Ayah Prada Lucky Namo Minta Keadilan untuk Anaknya yang Diduga Tewas karena Dianiaya Senior: " Nyawa Saya Taruhannya "

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 20:01 WIB
Prada Lucky Namo, Anggota TNI AD yang tewas dianiyaya Senior.
Prada Lucky Namo, Anggota TNI AD yang tewas dianiyaya Senior.

KALIMANTANSATU.COM - Kasus meninggalnya prajurit TNI AD, Prada Lucky Chepril Saputra Namo tuai sorotan.

Pasalnya, ada dugaan ia meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan oleh seniornya.

Ayah Prada Lucky, yang juga seorang anggota TNI, Sersan Mayor Christian Namo pun memberikan reaksi keras yang menuntut penyidikan pada pelaku.

Serma Christian Namo meluapkan emosinya ketika menjemput jenazah sang putra di Bandara El Tari pada Kamis, 7 Agustus 2025.

“Apa perlu korban terus? Nggak ada yang berani tutup mulut saya, siapapun itu nggak ada yang berani, untuk kebenaran, keadilan, berani sentuh saya?” tegas Christian di Bandara El Tari Kupang, Kamis, 7 Agustus 2025.

Baca Juga: Demo Ricuh ! Begini Klarifikasi Bupati Pati Sudewo Setelah Viral Kenaikan PBB hingga 250 Persen, Janji Tinjau Ulang dan Dengar Aspirasi Warga

Ia juga menyatakan bahwa dirinya tak takut mati untuk menuntut keadilan bagi putranya.

“Nyawa saya taruhannya kok, saya mati dulu baru masalah ini selesai,” ucapnya.

“Selama saya hidup, saya kejar terus. Kalau sempat tidak dapat keadilan, Indonesia bubar, Merah Putih bakar saja,” amuknya.

Dalam kesempatan yang sama, Christian juga menegaskan upayanya mencari keadilan ini untuk mencegah jatuhnya korban lain.

“Saya tentara, tentara merah putih, jiwa saya merah putih, kalau bisa semua dihukum mati,” tegasnya.

“Biar tidak ada Lucky yang lain, Lucky-Lucky yang lain. Ingat baik-baik, anak tentara saja dibunuh kok, bagaimana mau yang lain,” tukasnya.

Dugaan adanya penganiayaan muncul setelah terungkap bahwa ada bekas luka di tubuh mendiang.

Baca Juga: Mirip Kematian Arya Daru Pangayunan, Remaja 14 Tahun di Simalungun Ditemukan Tewas dengan Kepala Tertutup Plastik

Diduga korban mengalami pemukulan dengan benda keras di bagian punggung hingga sundutan rokok di lengan dan kakinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X