viral

Ketahui 6 Mitos Tentang Rip Current! Apa itu Rip Current yang Menjadi Penyebab 13 Siswa SMPN 7 Mojokerto di Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta ?

Jumat, 31 Januari 2025 | 17:39 WIB
Foto ilustrasi tanda rip current di pantai. (Kalimantansatu.com/Dok. unsplash Anders Marloe)

Baca Juga: Hadeh, Tetangga Dianggap Tak Peduli ! Terungkap Bocah 10 Tahun di Nias Ternyata Terdaftar Penderita Cacat: Dulu Kakinya Nggak Separah Sekarang

Namun di lain waktu, arus rip terus mendorong ratusan meter ke lepas pantai.

Ada beberapa mitos tentang rip current yang dipercaya oleh sebagian orang, namun rupanya justru beberapa mitos tersebut membahayakan.

Baik itu terkait sifat rip current, maupun cara penyelamatan yang malah berakibat fatal hingga memungkinkan menambah korban jiwa.

Rip current membahayakan untuk semua orang

Mitos: Seseorang yang jago renang bisa selamat dari rip current

Fakta: BMKG dan National Oceanic and Atmosphere mengungkapkan jika arus balik rip current ini bahkan membahayakan untuk perenang profesional hingga atlet renang sekalipun

Arah terseretnya korban oleh arus rip current

Mitos: Rip current membuat orang tenggelam

Fakta: Arus dari rip current tidak menarik orang ke bawah, tapi membuat orang di atasnya berputar di area rip current atau menjauh dari bibir pantai, melewati ombak yang pecah

Penyelamatan yang salah

Mitos: Saling bergandengan tangan adalah penyelamatan yang efektif

Fakta: Membentuk rantai manusia dengan bergandengan tangan untuk saling menarik justru sangat berbahaya dan membuat risiko tenggelam atau jatuhnya lebih banyak korban.

Tanda-tanda rip current

Mitos: Rip current selalu terlihat

Halaman:

Tags

Terkini