viral

Inilah Update Terbaru Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, Ada 2 Fase Investigasi Polisi dan Internal APMM

Senin, 17 Februari 2025 | 16:47 WIB
Ilustrasi pistol dan peluru untuk penembakan. (Prod. Kalimantansatu.com via Grok X AI)

KALIMANTANSATU.COM - Ada kabar terbaru kasus penembakan 5 WNI di Malaysia oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam tahap penyidikan.

5 WNI ditembak oleh APMM di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Dari 5 WNI korban penembakan, 2 di antaranya meninggal dunia.

Satu orang meninggal di atas kapal dan satu korban lainnya meninggal dunia pada Selasa, 4 Februari 2025 setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal karena luka tembak di Rumah Sakit Idris Shah Serdang.

Kemudian 2 orang yang sudah sembuh telah dimintai keterangan dan mengikuti proses penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Malaysia.

Baca Juga: Waduh, SMK dan Pendidikan Vokasi Terancam ! Anggaran yang Kena Efisiensi Pangkas Berbagai Pelatihan Penting, Ini Daftar Item yang Terpotong Fren

Sedangkan satu orang lainnya masih dalam proses perawatan di rumah sakit.

Malaysia Lakukan Dua Fase Penyelidikan untuk Kasus Penembakan

Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail memberikan update terbaru jika aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dalam dua fase.

Selain dari pihak kepolisian juga ada penyelidikan internal yang dilakukan oleh APMM.

“Investigasi dilakukan dalam dua tahap, pertama penyelidikan internal oleh APMM dan kedua oleh polisi,” ujar Saifuddin saat menghadiri perayaan 20 tahun APMM di Karpal Singh Drive pada Sabtu, 15 Februari 2025.

“Polisi yang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui apakah ada pelanggaran dalam pelaksanaan tugas,” imbuh Saifuddin seperti dikutip dari The Star.

Baca Juga: Apa Alasan Pemerintah Arab Saudi Larang Anak-anak Ikut Ibadah Haji Mulai 2025 ?

Mendagri Malaysia Ungkap APMM Sudah Sesuai SOP

Halaman:

Tags

Terkini