Waduh, SMK dan Pendidikan Vokasi Terancam ! Anggaran yang Kena Efisiensi Pangkas Berbagai Pelatihan Penting, Ini Daftar Item yang Terpotong Fren

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Senin, 17 Februari 2025 | 16:43 WIB
Ilustrasi uang Rupiah (Kalimantansatu.com/Pixabay IqbalStock)
Ilustrasi uang Rupiah (Kalimantansatu.com/Pixabay IqbalStock)

KALIMANTANSATU.COM - Efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berdampak signifikan terhadap Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menggambarkan kondisi ini dengan kata 'sangat tertekan'.

"Vokasi memang sangat tertekan sekali," ujar Suharti dalam Rapat Kerja bersama Komisi X, seperti dikutip dari tayangan YouTube TVR Parlemen, Jumat 14 Februari 2025.

Efisiensi Anggaran pada SMK dan Pendidikan Vokasi

Dalam rapat tersebut, Suharti mengungkapkan bahwa Ditjen Vokasi sebelumnya memiliki anggaran sebesar Rp1,927 triliun.

Baca Juga: Lega, Ada Kabar Baik Gaes ! Menkeu Sri Mulyani Pastikan Efisiensi Tak Berdampak ke Honorer, UKT, hingga Beasiswa KIP

Namun, dengan adanya pemangkasan, jumlahnya berkurang hingga Rp1,408 triliun, menyisakan lebih dari Rp519 miliar saja.

Salah satu program yang terdampak cukup besar adalah Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, yang anggarannya merosot dari Rp1,195 triliun menjadi hanya Rp132,4 miliar.

Dana ini akan dialokasikan untuk delapan program, termasuk SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK).

"SMK-PK itu baru bisa menyediakan Rp15 miliar turun dari Rp528 miliar tahun yang lalu," ungkap Suharti.

Baca Juga: Cek Fakta ! Waduh, Benarkah KIPK Terancam Dipotong Efisiensi Anggaran ? Menkeu Sri Mulyani Tegaskan Hal Ini, Gaes

Beberapa program pendidikan dan pelatihan vokasi yang mengalami efisiensi meliputi:

Sertifikasi kompetensi siswa SMK dan magang luar negeri

  • Target awal: 100.750 orang
  • Anggaran awal: Rp65,036 miliar
  • Blokir efisiensi: Rp65,036 miliar
  • Target baru: Dihilangkan

Pengembangan SMK Pusat Keunggulan

  • Target awal: 1.178 SMK
  • Anggaran awal: Rp528,678 miliar
  • Blokir efisiensi: Rp513,678 miliar
  • Target baru: 15 SMK
  • Anggaran baru: Rp15 miliar

Pengembangan Teaching Factory di SMK

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X