Ada Perbedaan Sudut Pandang Kasus Penembakan WNI di Malaysia ! PM Anwar Ibrahim Berharap Tak Berpengaruh pada Hubungan dengan Indonesia

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Selasa, 4 Februari 2025 | 17:27 WIB
Momen akrab antara Presiden Republik Indonesia Indonesia, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim terjadi saat keduanya bertemu di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (9/1/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Momen akrab antara Presiden Republik Indonesia Indonesia, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim terjadi saat keduanya bertemu di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (9/1/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

KALIMANTANSATU.COM - Pada Jumat, 24 Januari 2025 pukul 03.00 dini hari waktu setempat, telah terjadi penembakan kepada 5 WNI di wilayah Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia.

Penembakan itu dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia atau APMM yang sedang berpatroli.

Dalam insiden penembakan tersebut, satu orang WNI dinyatakan tewas dan 4 lainnya menjalani perawatan rumah sakit.

Dua orang berinisial HA dan MZ yang keadaannya stabil sejak awal telah memberikan keterangan kepada pihak Kemenlu dan KBRI Kuala Lumpur.

Keduanya membantah telah melakukan penyerangan seperti yang disebutkan pihak APMM pada keterangan yang dirilis di laman resmi Kemenlu pada Selasa, 28 Januari 2025.

Baca Juga: Fakta Baru ! Malaysia Telah Menahan Seorang WNI yang Diduga Terlibat dalam Kasus Penembakan 5 WNI di Selangor

APMM akan kooperatif pada pemeriksaan dari Kepolisian Malaysia

Pada rilis yang sama, Kemenlu juga menuliskan kalau APMM akan kooperatif pada setiap proses penyidikan yang dilakukan oleh Kepolisian Kerajaan Malaysia atau PDRM.

Personil yang terlibat dalam penembakan telah dibebastugaskan sambil menunggu hasil penyelidikan dari pihak yang berwenang.

Mengutip dari Maily Mail, Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan menyatakan jika penyelidikan telah dilakukan dengan memeriksa 14 anggota APMM.

kemungkinan akan dilakukan pemanggilan untuk interogasi lebih lanjut.

“Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk mereka yang mengeluarkan senjata api juga akan dipanggil,” ujar Hussein.

Respon Perdana Menteri Anwar Ibrahim, berharap hubungan Indonesia dan Malaysia tetap kuat

Perdana Menteri Anwar Ibrahim meyakinkan bahwa pemerintah akan melakukan penyelidikan menyeluruh dan menegakkan supremasi hukum.

Sambil berharap jika hubungan kuat Malaysia dan Indonesia tidak akan terpengaruh karena insiden tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X