viral

Update Kasus Kematian Mahasiswa Unila Diduga Karena Diksar Mahapel ! Polda Lampung Akan Bongkar Makam Pratama Wijaya pada Senin 30 Juni 2025

Sabtu, 28 Juni 2025 | 20:53 WIB
Polisi segera melakukan ekshumasi makam mahasiswa Unila menyusul dugaan ketidakwajaran dalam kematian Pratama Wijaya. (Kalimantansatu.com/Dok. Freepik)

KALIMANTANSATU.COM - Kasus kematian misterius Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (Unila), akan memasuki babak baru.

Kepolisian Daerah Lampung akan melakukan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhum pada Senin, 30 Juni 2025.

Langkah ini diambil pihak kepolisian setelah munculnya dugaan ketidakwajaran dalam kematian Pratama Wijaya usai mengikuti pendidikan dasar organisasi mahasiswa pencinta lingkungan.

Kompol Zaldy Kurniawan, Kasubdit III Jatanras Polda Lampung, mengonfirmasi rencana ekshumasi ini.

Baca Juga: Hasil Autopsi Juliana Marins Keluar ! Luka Parah, Dokter Forensik Perkirakan Hanya Bertahan Hidup 20 Menit Setelah Jatuh ke Jurang Gunung Rinjani

"Ekshumasi almarhum Pratama Wijaya bakal kami lakukan pada Senin 30 Juni," ujar Zaldy dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu 28 Juni 2025.

Penggalian makam yang telah dikuburkan ini merupakan langkah krusial dalam penyelidikan lanjutan yang dilakukan Polda Lampung.

Tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara akan diturunkan langsung untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Pembongkaran makam akan dilakukan oleh tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara, guna memastikan kembali penyebab pasti kematian," jelas Kompol Zaldy.

Ekshumasi ini bertujuan untuk mengumpulkan fakta-fakta medis dan pendukung lainnya.

Kompol Zaldy juga menegaskan bahwa seluruh prosedur ekshumasi telah sesuai aturan dan yang terpenting, mendapat persetujuan dari pihak keluarga almarhum Pratama Wijaya.

"Kegiatan ekshumasi ini juga sudah sesuai prosedur dan juga telah ada persetujuan dari pihak keluarga almarhum Pratama Wijaya," tegasnya.

Baca Juga: Setelah Klaim Damaikan Iran-Israel, Kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump Berupaya Tengahi Konflik di Wilayah Afrika

Sejauh ini Polda Lampung telah memeriksa 18 saksi terkait kematian mahasiswa FEB Unila yang diduga mendapat tindakan kekerasan saat diksar tersebut.

"18 saksi yang kami periksa tersebut, dari korban yang mengikuti kegiatan Diksar Mahapel FEB, para pihak kampus Unila, panitia, alumni termasuk orang tua korban Pratama Wijaya," rinci Kompol Zaldy.

Halaman:

Tags

Terkini