KALIMANTANSATU.COM - Selebgram Lisa Mariana buka suara mengenai tuntutan dari Ridwan Kamil kepada dirinya.
Seperti diketahui bahwa pihak Ridwan Kamil melayangkan gugatan Rp105 miliar kepada Lisa atas perusakan nama baik, reputasi, dan kehidupan pribadinya.
Dianggap merusak reputasi Ridwan Kamil, Lisa balik mempertanyakan dia yang lebih banyak dirugikan.
“Merusak reputasi, saya hamil sendiri, saya dirugikan secara imateril, psikis saya kena dan anak saya jadi korbannya,” ujar Lisa kepada awak media di di Tangerang pada Jumat, 27 Juni 2025.
“Dibilang merusak reputasi beliau? Itu gimana ya maksudnya?” imbuhnya.
Mendapat gugatan Rp105 miliar, Lisa tak menampik bahwa dirinya merasa kaget dan makin dirugikan.
“Kaget, dia (RK) kan eks gubernur menggugat seorang ibu yang dirugikan, kita melakukan sama-sama mau, kenapa saya digugat? Kenapa pihak perempuan yang selalu disalahkan?” tambahnya.
Meski merasa kecewa, Lisa menegaskan dirinya akan terus mengikuti proses hukum.
“Proses hukumnya saya akan terus hadir untuk memperjuangkan hak anak saya, seperti itu,” ujarnya.
Kasus perseteruan Lisa dan Ridwan Kamil ini bermula dari muncul pengakuan di media sosial.
Lisa mengaku memiliki seorang anak perempuan dari RK dan meminta pertanggungjawaban berupa nafkah kepada anaknya.
Ridwan Kamil sendiri tak pernah hadir dalam persidangan yang digelar terkait kasus tersebut.
(*)
Artikel Terkait
Setelah Serang 3 Fasilitas Nuklir Iran, Amerika Serikat Surati Dewan Keamanan PBB
Ada OTT KPK di Mandailing Natal ! Dugaan Korupsi Proyek PUPR dan Satker PJN Sumut Jerat Sejumlah Pihak
Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah, MK Soroti Beban Kerja Penyelenggara hingga Pemilih yang Jenuh
Rencana Pekan Depan, Donald Trump Janjikan Gencatan Senjata antara Israel-Hamas di Gaza
Pesan Hotman Paris untuk Razman Nasution yang Tengah Hadapi Laporan dari Ketua PN Jakarta Utara: 'Pulang Kampung Saja'
Masuk Babak Baru ! Lisa Mariana Blak-blakan Cerita Ditawari Uang oleh Ajudan Ridwan Kamil untuk Tutup Mulut
Setelah Klaim Damaikan Iran-Israel, Kini Presiden Amerika Serikat Donald Trump Berupaya Tengahi Konflik di Wilayah Afrika
Menakar Potensi Investasi Indonesia-Malaysia, PM Anwar Ibrahim: Terlalu Besar tapi Belum Dioptimalkan
Soal Tuduhan Iran Produksi Nuklir, Presiden Pezeshkian Justru Klaim Negaranya Tak Inginkan Senjata Pemusnah Massal Itu
Bantah Rencana Donald Trump, Abbas Araghchi Klaim Iran Tak Berniat Mulai Lagi Bahas Kesepakatan Nuklir dengan Amerika Serikat