Selain memperluas koneksi via online, kamu juga bisa mencari jejaring dengan cara offline.
Kamu bisa menghadiri acara expo dan pameran produk skala internasional yang biasanya dilakukan secara rutin.
Di sana, kamu bisa mencari potensial buyer dari luar negeri maupun mendapat jejaring dari sesama pelaku bisnis yang sudah lebih dulu melakukan.
6. Pahami Peraturan Ekspor dan Impor
Pastikan kamu memahami regulasi ekspor di Indonesia serta aturan impor negara tujuan.
Hal ini penting untuk menghindari kendala dalam proses pengiriman barang, yang dapat berujung pada biaya tambahan atau pengembalian barang.
Setiap negara memiliki persyaratan yang berbeda-beda, misalnya label produk makanan di Amerika Serikat harus mematuhi standar Food and Drug Administration (FDA).
7. Pilih Layanan Logistik yang Efisien
Menggunakan layanan aggregator logistik seperti Flexport atau Freightos memungkinkan kamu mencari dan membandingkan penyedia layanan pengiriman yang sesuai dengan anggaran.
Beberapa aggregator bahkan menawarkan opsi pengiriman barang secara terkonsolidasi, di mana biaya pengiriman dapat dibagi dengan eksportir lain.
(*)