edukasi

Apa itu Kenduri ? Budaya Ini Lekat dengan Masyarakat Jawa, Ketahui Pengertian Kenduri Sob

Minggu, 16 Februari 2025 | 14:13 WIB
Ilustrasi bersyukur dan terima kasih. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay GingerQuip)

Kenduri bisa dilaksanakan dalam rangka untuk persiapan melakukan sesuatu pekerjaan yang direncanakan namun bisa juga dilaksanakan setelah adanya suatu peristiwa terjadi.

Hal yang demikkian mengandung makna adanya upaya untuk memohon kepada kekuatan kekuatan Supra empiris agar sesuatunya dapat berjalan dengan lancar dan juga upaya menenangkan kembali kekuatan-kekuatan diluar sistim kekuasaan manusia dengan tujuan agar semua kembali dalam suasana yang diliputi oleh ketentraman dan keselamatan.

Dalam kenduri terkandung makna untuk menenangkan kembali alam manusia dan lingkungannya, dari ancaman, amarah dan kekerasan dari luar kekuatan manusia, dengan pengalihan kekerasan tersebut secara kolektif, kepada binatang, yang paling umum dan sederhana, yaitu dengan ayam jago yang disembelih dan dimasak serta dibagikan kepada peserta kenduri sebagai satu makna bahwa , dunia spiritual telah ditenangkan dan memohon kembali suatu keadaan yang aman tenteram pada dunia sosial dan alam sekeliling.

Di sini, kenduri mengandung modal spiritual dan sosial, yakni, dalam aspek hubungan dengan kekuatan supra empiris/ Ruh Yang lebih tinggi/Tuhan dan juga kebersamaan serta kedermawanan.

Modal sosial yang satu inilah yang dapat menjadi salah satu dasar penguatan kesetiakawanan, ketentraman dan juga pengikat kembali ikatan-ikatan yang memudar,karena dalam masyarakat Jawa, kondisi harmonis yang selaras dalam diri dan lingkungannya, adalah cita-cita dan harapan yang utama.

Keselarasan merupakan inti dari seluruh budaya Jawa. Bahwa cita-cita masyarakat Jawa pada hakekatnya adalah masyarakat yang harmonis (Mulder, 1983).

Baca Juga: Bagaimana Cara Daftar Standarisasi dan Sertifikasi UKM ? Cek Apa Saja Syarat Ikut Sertifikasi ISO, HACCP, SNI Produk, FSSC/BRC dan Organic

Nama lain kenduri

Kenduri sering juga disebut sebagai slametan, yakni sebuah upacara adat yang umum diadakan oleh masyarakat Jawa.

Upacara kenduri ini biasanya dilakukan untuk merayakan berbagai macam acara seperti kelahiran bayi, pernikahan, upacara kematian, dan juga acara keagamaan.

Dalam kenduri, masyarakat Jawa biasanya akan berkumpul dan mempersiapkan berbagai jenis makanan dan minuman yang kemudian akan disajikan dalam sebuah wadah khusus yang disebut dengan nasi tumpeng.

Nasi tumpeng ini biasanya berisi berbagai macam jenis lauk, sayuran, serta telur, ayam panggang dan kerap disajikan dalam pesta besar.

Selain sebagai bentuk perayaan, kenduri juga memiliki manfaat yang baik bagi masyarakat Jawa.

Dalam acara kenduri, masyarakat Jawa diajarkan untuk saling berbagi dengan sesama, membantu orang yang membutuhkan, serta meningkatkan kebersamaan dan rasa persaudaraan antar sesama.

Selain itu, dalam kenduri juga terdapat nilai-nilai keagamaan yang sangat kuat, sehingga acara ini bisa menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat Jawa.

Halaman:

Tags

Terkini