Melihat Peluang Bisnis Kelapa Kering atau Kelapa Tua yang Digemari oleh Negara-negara Eropa. Negara Mana Saja ? Cek Produk Turunan Kelapa, Fren

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Sabtu, 15 Februari 2025 | 20:39 WIB
Kelapa kering atau dikenal dengan nama kelapa tua. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay PIRO4D)
Kelapa kering atau dikenal dengan nama kelapa tua. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay PIRO4D)

KALIMANTANSATU.COM - Fren, kelapa kering sangat dibutuhkan di industri makanan di Eropa.

Khususnya untuk bahan pembuatan roti, permen, hingga produk makanan sehat seperti makanan bebas gluten dan keto.

Permintaan tinggi ini membuka peluang bagi UKM Indonesia untuk berpartisipasi dalam pasar global.

Saat ini, pasokan kelapa untuk industri makanan Eropa masih bergantung pada negara-negara Asia seperti Indonesia, Filipina dan India.

Baca Juga: Fren, Ini 7 Ide Bisnis Bidang Pertanian yang Menjanjikan Cuan dan Bisa Kamu Coba

Mengapa Eropa Pasar Potensial Ekspor Kelapa ?

Eropa merupakan pasar yang sangat potensial bagi kelapa kering dari Indonesia.

Meskipun ada penurunan volume impor kelapa kering dalam beberapa tahun terakhir, nilai impornya justru meningkat.

Kelapa kering atau dikenal dengan nama kelapa tua.
Kelapa kering atau dikenal dengan nama kelapa tua. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay moho01)

Hal ini menunjukkan bahwa produk kelapa kering tetap dihargai dan dicari, terutama di sektor makanan yang terus berkembang.

Tren konsumsi makanan sehat dan produk berbasis tanaman di Eropa semakin meningkat, menjadikan kelapa kering sebagai bahan penting dalam diet modern, termasuk diet ketogenik.

Negara-negara Eropa juga sangat peduli dengan aspek keberlanjutan dan kualitas produk.

Baca Juga: Melihat Peluang Bisnis Tampah di Pasar Internasional ! Bisa Dijual Harga Fantastis, Ini Negara Tujuan Ekspor Tampah

Nah, kelapa kering dengan sertifikasi organik atau berkelanjutan memiliki daya tarik lebih di mata para importir dan konsumen Eropa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Sumber: Kementerian Koperasi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X