Apa itu Kenduri ? Budaya Ini Lekat dengan Masyarakat Jawa, Ketahui Pengertian Kenduri Sob

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Minggu, 16 Februari 2025 | 14:13 WIB
Ilustrasi bersyukur dan terima kasih. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay GingerQuip)
Ilustrasi bersyukur dan terima kasih. (Kalimantansatu.com/Dok. Pixabay GingerQuip)

KALIMANTANSATU.COM - Apa itu kenduri ? Istilah itu banyak dicari akhir-akhir ini.

Banyak yang mengetahui, bahwa kenduri merupakan budaya yang lekat dalam masyarakat Jawa.

Nah, tradisi ini bisa dijumpai di kehidupan sehari-hari.

Ada kenduri yang berbentuk sederhana atau dalam lingkup kecil, bahkan sampai dengan lingkup lebih yang besar.

Baik itu dengan kelengkapan yang sederhana ataupun kelengkapan yang lebih rinci, sesuai dengan segala syarat-syarat yang ditentukan dalam adat kenduri.

Selalu ada intisari dari acara kenduri, baik dalam sesajian maupun tatacara pelaksanaannya.

Baca Juga: Apa itu FAM ? Perlu Diwaspadai, Lagi Banyak Dicari Karena Terkait Kesehatan ! Ini Penyebab, Gejala, Cara Mengobati, Diagnosa dan Pencegahannya

Dalam bentuk yang lain dengan kandungan nilai dan makna yang sama, budaya ini juga dapat ditemukan di peta kebudayaan Indonesia yang sangat kaya ini.

Pengertian Kenduri

Untuk mengetahui lebih jelas, ada baiknya mengetahui pengertian kenduri dari berbagai sumber berikut ini : 

Kenduri berbentuk berkumpul bersama yang dihadiri lebih dari dua orang untuk memohon do’a. Permohonan do’a yang dipanjatkan bertujuan meminta keselamatan dan mengabulkan yang manusia inginkan. Kenduri dihadiri oleh handai-taulan, tetangga, rekan sekerja, sanak keluarga, arwah setempat, nenek moyang, dan dewa-dewi yang hampir terlupakan. (Geertz, 1989: 13).

Dalam kenduri, orang-orang berkumpul dengan duduk melingkar dan ada sajian makanan dengan aturan dan makna tertentu, di mana utamanya adalah adanya hewan yang disembelih, biasanya ayam jago, yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh peserta kenduri.

Pemimpin kenduri, yaitu tokoh adat atau tokoh agama, akan memimpin doa dan juga mengurai makna dari adanya sesajian makanan yang ada.

Tidak dipungkiri adanya kontroversi kenduri dengan masuknya paham agama dalam masyarakat, tapi kearifan para pemuka masyarakat dan agama pada masa lalu, justru dapat meleburkan doa-doa agama, bertemu doa dengan bahasa tradisi dalam kenduri Keduanya dapat berpadu dengan harmonis dalam kenduri.

Baca Juga: Apa itu Termin ? Lagi Banyak Dicari Sob ! Ketahui Jenis Termin, Manfaat Termin dan Fungsi Termin

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X