KALIMANTANSATU.COM - Kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memberlakukan tarif impor baru menimbulkan gejolak di sektor industri, khususnya otomotif.
Salah satu pihak yang terdampak langsung adalah Tesla, perusahaan kendaraan listrik milik Elon Musk.
Elon Musk yang saat ini menjabat di kabinet Trump dalam DOGE (Department of Government Efficiency) dikabarkan telah mengajukan permohonan langsung kepada Presiden Trump untuk membatalkan tarif tersebut. Namun, upaya itu gagal.
"CEO Tesla Elon Musk mengajukan permohonan langsung kepada Trump, namun tidak berhasil untuk membalikkan tarif selama akhir pekan lalu," tulis Washington Post dikutip pada Rabu 9 April 2025 dari CNN.
Baik pihak Gedung Putih maupun Musk belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.
Meski demikian, Musk sebelumnya telah menyatakan kekhawatiran atas dampak tarif terhadap perusahaannya.
“Penting untuk dicatat bahwa Tesla TIDAK tanpa cedera di sini. Dampak tarif terhadap Tesla masih signifikan,” ungkap Musk dalam sebuah unggahan di X awal April 2025 lalu.
Setelah Musk bergabung dengan pemerintahan Trump, bisnis Tesla mengalami penurunan.
Protes publik atas afiliasi politik Musk bahkan menjalar ke tindakan vandalisme terhadap produk Tesla.
Masalah makin pelik setelah data Counterpoint Research mengungkap bahwa Tesla tertinggal dari BYD dalam pengiriman mobil listrik.
Pada kuartal pertama 2025, BYD mencatatkan pengiriman 416.388 unit, jauh di atas Tesla yang hanya mengirimkan 336.681 unit.
(*)
Artikel Terkait
Beda Suara di Kabinet Merah Putih Soal Kuota Impor Indonesia: Presiden Prabowo Subianto Ingin Hapus, Kemendag Justru Masih Bimbang
Elon Musk Gagal Merayu Donald Trump Untuk Batalkan Tarif Impor, Ekonom Prediksi Harga Mobil akan Meroket
Terang-terangan Mengaku Pernah Mendapat Peringatan dari Ray Dalio Soal Danantara, Presiden Prabowo Subianto : Kamu akan Dilawan
Polda Jabar Ungkap Identitas Peserta PPDS Unpad yang Perkosa Keluarga Pasien di RSHS: Dokter Spesialis Anestesi
Larang Produk Daging Babi dari Amerika Serikat, Australia Kena Tarif Resiprokal Impor Donald Trump Sebesar 10 Persen
Kok Bisa ? Tidak Tahu Jika Kepala Daerah Tidak Ada Kata Libur, Lucky Hakim Akui Salah Persepsi Liburan Cuti Lebaran 2025
Ayu Aulia Akui Dirinya yang Memohon ke Ridwan Kamil untuk Biayai Persalinan Lisa Mariana
Kebijakan Tarif Impor Donald Trump Ternyata Untungkan Salah Satu ‘Harta Karun’, Indonesia Bisa Raup Cuan Besar Nih
Apa Syarat Ganti Cuti Lebaran di Hari Lain untuk PNS yang Tidak Libur saat Lebaran 2025 ?
Ini Komentar Dirut RSHS Bandung Soal Peserta PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien: Otak Kriminal, Bukan Belajar