Harga Telur dan Ayam Anjlok, Pemerintah Dorong BGN Tingkatkan Konsumsi agar Stabil

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Jumat, 19 Juni 2026 | 13:57 WIB
Ilustrasi harga ayam dan telur turun. (Kalimantansatu.com via Gemini AI)
Ilustrasi harga ayam dan telur turun. (Kalimantansatu.com via Gemini AI)

KALIMANTANSATU.COM, JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia (RI) merespons cepat penurunan harga ayam dan telur di tingkat peternak.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka menstabilkan harga yaitu dengan mendorong peningkatan konsumsi telur dan daging ayam melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berharap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menyajikan menu ayam atau telur hingga tiga kali dalam seminggu.

Baca Juga: AM Hendropriyono Bantah Tudingan Orang Terdekatnya di Balik Gerakan Kritik Pemerintah ! Ingatkan Masyarakat, Waspada Adu Domba Rakyat vs Pemerintah

“Kami langsung telepon Kepala BGN, menyampaikan kalau bisa dalam satu minggu, biasanya konsumsi telur satu kali, bisa menjadi tiga kali, termasuk ayam,” ujar Amran dalam konferensi pers usai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Selain meningkatkan penyerapan produk peternakan, langkah ini juga selaras dengan program pemenuhan gizi masyarakat.

Menurut Amran, BGN menyepakati usulan tersebut.

“Sehingga harga mulai merangkak naik, dan itu kita sepakati semua,” ucap dia.

Amran menuturkan Kementerian Pertanian juga telah mengumpulkan para peternak ayam dan telur untuk membahas sejumlah solusi.

Baca Juga: Donald Trump Umumkan Buka Selat Hormuz dan Cabut Blokade Angkatan Laut, Benarkah Ada Kesepakatan Damai AS dan Iran Setelah Perang Hampir 4 Bulan?

Pemerintah berharap kebijakan peningkatan konsumsi telur dan ayam melalui program BGN dapat menjaga stabilitas harga sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan peternak di tengah fluktuasi pasar.

“Kami mengumpulkan peternak-peternak untuk ayam dan telur, kami kumpulkan, kami diskusi. Kemudian memberikan beberapa solusi,” katanya.

(Uploader: Panji Narendra M.)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Sumber: Bakom RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X