AM Hendropriyono Bantah Tudingan Orang Terdekatnya di Balik Gerakan Kritik Pemerintah ! Ingatkan Masyarakat, Waspada Adu Domba Rakyat vs Pemerintah

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Jumat, 19 Juni 2026 | 08:42 WIB
Guru Besar Bidang Intelijen Jenderal TNI (Purn) Prof. AM Hendropriyono (Dok. Kilat.com)
Guru Besar Bidang Intelijen Jenderal TNI (Purn) Prof. AM Hendropriyono (Dok. Kilat.com)

KALIMANTANSATU.COM - Guru Besar Bidang Intelijen Jenderal TNI (Purn) Prof. AM Hendropriyono mengajak seluruh elemen bangsa untuk mewaspadai adanya upaya adu domba yang dilakukan pihak-pihak tertentu lewat penyebaran informasi yang tidak benar, hoaks dan provokasi.

"Kita semua perlu waspada terhadap berbagai informasi yang tidak benar, apalagi fitnah, hoaks, dan provokasi yang sengaja disebarkan untuk mengadu domba sesama anak bangsa," ungkap AM Hendropriyono dikutip dari wawancara Kilat.com (Mitra Promedia dengan) pada Kamis, 18 Juni 2026 di Jakarta.

Hendropriyono bilang, sejarah menunjukkan bahwa perpecahan sering kali diawali oleh informasi yang menyesatkan dan kecurigaan yang sengaja ditanamkan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Viral Curhatan Supplier Ogah Jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG, Minta Harga Rendah hingga Nota Kosong

Dalam negara demokrasi, segala aspirasi harus disalurkan melalui mekanisme yang sah, damai, dan konstitusional.

"Setiap upaya yang mendorong kebencian, permusuhan, atau Tindakan inkonstitusional yang mengancam pemerintahan yang sah dan stabilitas negara patut diwaspadai bersama," imbuhnya.

"Karena itu, marilah kita mengedepankan akal sehat, tabayun, dan penghormatan terhadap hukum. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumber dan tujuannya," timpalnya.

Hendropriyono menambahkan, persatuan bangsa, ketertiban konstitusi, dan keselamatan negara harus selalu ditempatkan di atas kepentingan golongan maupun ambisi politik sesaat.

Bangsa Indonesia harus waspada terhadap hoaks, fitnah, dan provokasi yang bertujuan mengadu domba masyarakat serta melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga negara.

"Demokrasi hanya dapat berkembang dengan baik apabila perbedaan disalurkan melalui cara-cara yang damai, beradab, dari konsitusional," katanya.

Ia menegaskan, segala bentuk upaya inkonstitusional yang mengancam persatuan bangsa dan pemerintahan yang sah tidak boleh memperoleh tempat dalam kehidupan bernegara.

Baca Juga: Dasco Ajak Masyarakat Jual Dollar, Pekan Depan Rupiah Diprediksi Lebih Menguat

Bantah Keterlibatan Dalam Kritik

Terkait beredar tuduhan yang mengaitkan orang-orang yang ada di dekatnya berada di balik gerakan yang mengkritik keras pemerintah, Hendropriyono memberikan bantahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Sumber: Kilat.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X