KALIMANTANSATU.COM - Kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah tercapai setelah hampir empat bulan pertempuran di wilayah tersebut.
Hal tersebut diungkap Donald Trump dan para pejabat senior Iran.
Dilansir The Guardian, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, mengkonfirmasi kesepakatan tersebut dalam komentar yang disiarkan televisi pada Senin (15/6/2026) dini hari waktu setempat, mengatakan bahwa kesepakatan itu "mengakhiri segera" perang antara kedua negara, dan bahwa kesepakatan itu mencakup Lebanon .
Rincian pasti dari kesepakatan itu belum diketahui secara pasti, namun, dalam sebuah pernyataan yang diunggah ke Truth Social pada Minggu malam, presiden AS mengumumkan pembukaan Selat Hormuz serta pencabutan blokade angkatan laut AS.
“Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!”, kata Trump dalam unggahan perayaan tersebut.
Ia kemudian mengklarifikasi bahwa pembukaan selat tersebut akan bergantung pada penandatanganan kesepakatan pada hari Jumat – yang menurut mediator Pakistan akan berlangsung di Jenewa – “untuk tujuan pembersihan ranjau”.
Namun, kantor berita negara Iran, Mehr, melaporkan bahwa nota kesepahaman yang disepakati dengan AS menyerukan pembukaan kembali selat tersebut dalam waktu 30 hari di bawah "pengaturan Iran".
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan kesepakatan itu pada Minggu sore, dengan kedua belah pihak menyatakan "penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon".
Kesepakatan itu tercapai meskipun terjadi serangan Israel terhadap Lebanon pada hari Minggu yang menuai kritik dari Iran dan Presiden AS Donald Trump.
“Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Perdamaian antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah TERCAPAI,” kata Sharif dalam sebuah unggahan di X.
Upacara penandatanganan perjanjian perdamaian tersebut diperkirakan akan berlangsung pada 19 Juni 2026 di Swiss, tambahnya.
Artikel Terkait
Ekonom INDEF Ibaratkan Ekonomi RI bak Sepak Bola, Sarankan Waktunya Ganti Strategi!
Menkeu Purbaya Optimistis Nilai Tukar Rupiah Akan Menguat di Semester II 2026, Kepercayaan Investor Membaik Terhadap Pasar Keuangan Indonesia
Dasco Ajak Masyarakat Jual Dollar, Pekan Depan Rupiah Diprediksi Lebih Menguat
Ketika Petani Papua Dukung Program Cetak Sawah Rakyat untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Anggap Jawab Perubahan Zaman
Ada Demo Mahasiswa Soal Harga BBM, Qodari : Prabowo Siapkan Berbagai Strategi Menuju Ketahanan Energi
Viral Curhatan Supplier Ogah Jadi Pemasok MBG karena Permintaan Turunkan Harga dari SPPG, Minta Harga Rendah hingga Nota Kosong
Kesepakatan Damai AS dan Iran Diumumkan, Donald Trump Klaim Selat Hormuz Dibuka Kembali Tanpa Biaya Tol